Ini Curahan Hati Bule Irlandia yang Didakwa Melakukan Tindak Pidana Penganiayaan

"Saya tidak pernah menyangka saya akan dikhianati sejahat ini oleh beberapa karyawan yang begitu saya percaya di perusahaan. Tidak hanya itu, saya kemudian dijebak atas tuduhan yang tidak pernah saya lakukan dalam upaya mereka untuk menutupi penggelapan tersebut," urainya.

Dikatakan, sejak penemuan penggelapan pada akhir Desember 2019 hingga selesai proses audit pada akhir bulan Maret 2020, dirinya selalu mengambil tindakan yang tepat dengan memverifikasi, menginvestigasi dan mengumpulkan semua bukti perusahaan yang dilakukan oleh akuntan publik profesional yang sah di Indonesia.

Ciaran berencana untuk tetap memegang teguh ucapnya setelah menandatangani perjanjian pada tanggal 30 Desember 2019 lalu.

"Meskipun saya berhak melaporkan para penghianat tersebut ke polisi, namun saya selalu mencoba dan mencari solusi secara kekeluargaan tanpa mengambil tindakan hukum yang melibatkan pihak kepolisian. Tidak dapat saya bayangkan akibat buruk dari tindakan para penghianat yang telah merugikan perusahaan hingga merusak masa depan perusahaan bersama semua perusahaan lainnya," jelasnya.

Hal lain, ia merasa sedih memikirkan nasib semua anggota keluarga dari karyawan-karyawannya yang sangat setia pada perusahaan ini.

"Namun saya masih percaya pada orang-orang Bali dan Indonesia dan pada sistem keadilan di negara ini. Dengan rahmat Tuhan yang baik, saya tahu bahwa saya akan dibebaskan setelah mempertimbangkan hal ini," tuturnya.

Dalam suratnya, Ciaran juga berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar keluarganya, karyawan dan keluarganya, teman-temannya dan semua orang yang memberi dukungan agar selalu diberikan kesehatan dan mendapat perlindungannya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top