Untuk memastikan kualitas layanan tetap prima di tengah lonjakan trafik, Indosat memfokuskan optimalisasi kapasitas dan penguatan jaringan pada lokasi dengan mobilitas tertinggi. Peningkatan ini mencakup area wisata ikonik seperti Kuta, Canggu, Legian, Ubud, Kintamani, Pandawa, dan Uluwatu.
Sebagai langkah taktis tambahan, Indosat juga menempatkan sejumlah Mobile BTS (MBTS). Unit-unit bergerak ini ditempatkan strategis di kawasan dengan potensi lonjakan trafik tertinggi, meliputi Nuanu, Pantai Kelan, Labuansait, dan Ungasan, guna menjamin kapasitas tambahan siap sedia di saat yang paling dibutuhkan.
Seluruh operasi pengawasan jaringan akan dipusatkan pada Command Center Regional di Bali yang beroperasi secara penuh selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Keberadaan pusat komando ini bertujuan untuk memastikan deteksi dini terhadap potensi gangguan, memungkinkan penanganan yang cepat dan efektif sepanjang periode liburan.
EVP-Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro menegaskan komitmen perusahaan. “Libur Natal dan Tahun Baru adalah momen penting bagi masyarakat. Kami memastikan jaringan Indosat siap menghadapi lonjakan trafik, sehingga pelanggan dapat menikmati komunikasi tanpa hambatan, mulai dari mengirim pesan, video call keluarga, hingga mengakses hiburan digital selama perjalanan dan liburan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Indosat memperluas implementasi teknologi terdepan sebagai bagian dari transformasinya menjadi AI TechCo. Teknologi bernama AIvolusi5G, yang memanfaatkan kecerdasan artifisial, akan ditingkatkan cakupannya ke sejumlah titik di Bali dan Lombok mulai tahun 2026.










