Indosat Siaga Nataru, 7.800 BTS di Bali-Nusa Tenggara Dioptimalkan Hadapi Lonjakan Trafik 17%

u7-IMG_7861
Dari kiri: Fahd Yudhanegoro (EVP - Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison), Julandi George Fransiskus (SVP - Head of Region Bali Nusra) dan Mardiono Eko Prayitno (AVP - Head of Technology Region Bali Nusra). 

DENPASAR-fajarbali.com | Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mengambil langkah strategis dengan memperkuat dan mengoptimalkan kesiapan jaringannya di wilayah Bali dan Nusa Tenggara menjelang periode libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sebagai salah satu destinasi wisata terpadat di Indonesia, Bali dan Nusa Tenggara diproyeksikan akan menjadi pusat mobilitas tinggi, yang secara langsung akan memicu lonjakan signifikan pada trafik layanan data.

Periode akhir tahun selalu menjadi puncak mobilitas masyarakat, dan Indosat menargetkan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama. Untuk mencapai hal ini, perusahaan telekomunikasi tersebut telah mengoptimalkan kapasitas di hampir 7.800 Base Transceiver Station (BTS). Selain itu, pengawasan jaringan diperluas dan difokuskan pada sejumlah titik-titik strategis yang menjadi kunci pergerakan wisatawan.

Perkiraan internal Indosat menunjukkan bahwa kenaikan trafik data di wilayah Bali–Nusa Tenggara dapat mencapai lebih dari 17% dibandingkan hari-hari biasa. Puncak penggunaan diperkirakan akan membentang dari 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, mencakup periode Nataru secara keseluruhan.

Peningkatan signifikan ini diantisipasi terjadi di area-area vital. Fokus penguatan jaringan dilakukan di kawasan wisata utama, pusat kota, lokasi acara, bandara, pelabuhan, serta jalur-jalur mobilitas wisatawan yang menghubungkan berbagai titik populer di Bali dan Nusa Tenggara. Tren konsumsi digital selama liburan diprediksi akan tetap didominasi oleh layanan berat seperti video streaming, media sosial, dan gim online.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top