Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Bali, A.A. Made Anggia Widana, mengatakan sport tourism menjadi salah satu fokus pengembangan pariwisata Bali untuk menghadirkan wisata berkualitas berbasis budaya lokal.
“Penyelenggaraan Red Bull Cliff Diving di Nusa Penida menjadi simbol bagaimana Bali terus berkembang dengan menghadirkan atraksi menarik dan pengalaman baru bertaraf internasional,” katanya.
Ajang ini juga dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi sport tourism premium dunia. Dengan lebih dari tiga miliar penonton Red Bull Cliff Diving sepanjang 2025 yang mayoritas berasal dari Eropa dan Amerika Serikat, pesona Nusa Penida semakin dikenal di kancah internasional.
Atlet Australia sekaligus peraih peringkat ketiga Red Bull Cliff Diving 2023, Xantheia Pennisi, mengaku terkesan dengan pengalaman bertanding di Bali.
“Bali adalah lokasi yang betul-betul seperti mimpi. Pulaunya indah, airnya hangat. Aku sangat senang datang ke Bali saat liburan, tapi rasanya lebih spesial ketika datang ke sini untuk berkompetisi,” ujarnya. (dj)










