Dengan dibantu masyarakat setempat, tim SAR gabungan memfokuskan penyisiran di seputaran pusaran air terjun. Sementara itu tim darat memantau dari atas untuk melihat kemungkinan tanda-tanda keberadaan korban. Dari pelaksanaan pencarian dihari kedua dengan melibatkan tim gabungan akhirnya, pencarian tersebut menemukan titik terang.
“Kita menemukan salah satu titik yang kita curigai, posisi barat air terjun arah ke tebing,”terang Kadek Donny Indrawan, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng.
Untuk memastikan kecurigaan tersebut diturunkan tim penyelam. Tak berselang lama setelah upaya menyelam, akhirnya pada pukul 09.00 Wita korban ditemukan di bawah permukaan air di kedalaman berkisar 6-7 meter. Keadaan korban saat ditemukan masih menggunakan celana warna hitam, dan tidak ditemukan adanya luka benturan.
“Kondisi titik yang kita curigai dengan info kronologis awal yang kita terima pada posisi kurang lebih 2-3 meteran, bergeser ke arah selatannya,”jelasnya.
Setelah dievakuasi ke darat, selanjutnya jenasah Ardianan Wardana Putra dibawa menuju RSUD Kabupaten Buleleng menggunakan ambulance PMI Kabupaten Buleleng. @gus










