HEBOH !! Bankir Asal Singapura Mengaku Disekap Pemilik Hotel Dreamsee Bali Selama 6 Hari

 

PECATU -sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Kejadian heboh menimpa seorang warganegara asal Singapura, Perumal Rukesh Varan. Ia mendatangi Polsek Kuta Selatan, Jumat (21/8/2020) dinihari, guna melaporkan kasus dugaan penyekapan yang dilakukan terlapor Miguel Antonio Garcia Lopez asal Spanyol,

sekaligus pemilik Hotel Dreamsee Bali. 


Rukesh yang menjabat sebagai bankir di negaranya itu disekap dan tidak diberi makan. Bahkan korban mengalami tindakan psikis selama dalam penyekapan. Tidak hanya itu, dompet miliknya dan sebuah handphone juga dirampas agar tidak bisa berkomunikasi dengan keluarganya. 


Selain melaporkan kasusnya ke Polsek Kuta Selatan dan diterima Kepala SPKT Polsek Kuta Selatan, korban juga mengadukan persoalanya Kedutaan Besar Singapura di Jakarta.  


Menurut Kuasa hukum korban, Reydi Nobel dan Joannes Saputro, kasus dugaan penyekapan ini bermula, Jumat (14/8/2020) sekitar pukul 18.30 Wita saat korban berada di Hotel Dreamsea Bali yang terletak di Jalan Labuan Sait Pecatu Kuta Selatan. 


Beberapa saat kemudian, terlapor Miguel Antonio Garcia Lopez bersama dua anggotanya mendatangi korban dan meminta uang sebesar 350 juta rupiah. Menurut Anntonio, uang tersebut terkait bisnis property. Namun permintaan Antonio ditolak Rukesh karena dirinya merasa tidak pernah merasa ada kerjasama dengan terlapor. 


Akibat penolakan itu, terlapor Antonio marah. Ia memaksa korban keluar dari lantai dua hotel Dreamsea Bali yang disewanya. Korban secara paksa dibawa ke sebuah ruangan kamar Hotel yang letaknya di lantai bawah. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top