Hasil Lidik Polisi, Pelajar SD Loncat Terinspirasi Game OMORI Berjudul “My Time”

IMG_20260422_164147
OLAH TKP-Anggota Reskrim Polsek Denpasar Selatan melakukan penyelidikan di lantai 3 Pasar Desa Adat Serangan, Denpasar Selatan.
DENPASAR -fajarbali.com |Penyidik Polsek Denpasar Selatan mengungkap fakta terbaru terkait hasil penyelidikan pelajar SD yang loncat dari lantai 3 Pasar Desa Adat Serangan, Denpasar Selatan, pada Minggu 19 April 2026. Dari hasil penyelidikan digital forensik, pelajar putri itu loncat dari lantai pasar tersebut terinspirasi dengan game OMORI berjudul "My Time". Game ini dianggap sangat tidak layak beredar di kalangan anak-anak karena memiliki karakter melompat dari atas gedung. 
 
Menurut penjelasan Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Azel Arisandi, sejauh ini pihaknya belum bisa memeriksa korban karena masih tahap pemulihan akibat kedua kaki dan tangan kanannya patah. Cedera itu terjadi setelah pelajar kelas 6 SD itu lompat dari lantai 3 Pasar Desa Adat Serangan, densel. 
 
"Belum bisa diperiksa, korban masih masa pemulihan dan masih shock akibat kejadian tersebut," beber Iptu Azel kepada awak media, pada Rabu 22 April 2026. 
 
Diungkapkanya, dari hasil penyelidikan digital forensik, ada beberapa hal menarik yang ditemukan penyidik. Diantaranya pengecekan terhadap Hp korban. Dari Hp tersebut, penyidik menemukan lagu yang digunakan oleh korban saat berjoget-joget di atas gedung Pasar bersama 5 temannya. 
 
"Lagu yang digunakan oleh korban untuk joget seperti pada video, berjudul "My Time" oleh Bo En, lagu yang digunakan pada game OMORI," beber Iptu Azel. 
 
Menurutnya, dari beberapa episode game tersebut terdapat adegan tragis, yakni terdapat karakter utama melompat dari gedung. Diduga kuat, korban terinspirasi dengan game tersebut sehingga melakukan adegan lompat dari gedung pasar. 
 
"Hasil analisa sementara, diduga korban membuat trend yang terinspirasi dari sebuah game OMORI. Game tersebut terdapat adegan tragis dimana karakter utama melompat dari gedung. 
 
Dibeberkanya lagi, dari hasil perkembangan terbaru tidak benar ada acara ulang tahun. Yang benar adalah korban mengajak rekan rekanya berjumlah 5 orang ke TKP tanpa ada pemberitahuan apapun. 
 
"Tidak ada acara ulang tahun, korban yang mengajak teman-temanya ke lokasi dan menyampaikan akan ada surprise," ungkapnya. 
 
Seperti diberitakan, warga Denpasar digemparkan seorang remaja perempuan berinisial KA (13) nekat melompat dari lantai tiga Pasar Desa Adat Serangan, Jalan Tukad Penataran, Serangan, Denpasar Selatan, pada Minggu 19 April 2026 sekitar pukul 17.00 WITA. Korban bersama 5 temanya berada di atas gedung sambil joget-joget membuat konten. 
 
Namun saat proses perekaman berlangsung, korban tiba-tiba berlari ke arah sisi timur bangunan dan langsung melompat. Akibat kejadian itu korban sempat pingsan dan alami cedera patah pada kedua kakinya dan tangan kanannya. Korban segera dilarikan ke RS Bali Mandara. R-005 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top