Pelajar SD Diperkosa di Kamar Kos, Lapor ke Polisi

Polisi Buru Pelaku Predator Anak

(Last Updated On: )

Ilustrasi perkosaan pelajar SD. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Kasus dugaan tindak pidana perkosaan atau rudapaksa kembali meneror bocah berusia 9 tahun berstatus pelajar di Denpasar. Hal ini dialami oleh LGSW (9) seorang pelajar SD yang berdomisili di Jalan Sidakarya, Denpasar Selatan. Siswi SD ini mengaku diperkosa oleh pelaku di sebuah kamar kos di Jalan Tukad Yeho, Renon, Denpasar Selatan, pada Jumat 8 September 2023 sekitar pukul 21.30 Wita. 
 
Orang tua korban dalam hal ini berinisial HYW (46) telah melaporkan kasus tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar, sehari pascakejadian. Dalam laporanya, pelapor meminta Polisi segera menangkap pelakunya. 
 
Pelapor tidak terima anaknya dirudapaksa oleh pelaku saat bermain di kosan tersebut. “Korban rudapaksa merupakan siswi pelajar saat ini mengalami trauma,” ungkap sumber dilapangan, pada Kamis 14 September 2023. 
 
Sumber mengungkapkan, peristiwa yang menimpa LGSW terjadi pada Jumat 8 September 2023 sekitar pukul 21.30 Wita. Korban berada di TKP sedang bermain di rumah temannya. 
 
Karena sudah larut malam, pelapor menjemput anaknya dan membawanya pulang ke rumahnya di Jalan Sidakarya, Denpasar Selatan. Sesampainya di rumah, anaknya tampak pendiam tidak seperti biasanya. 
 
Setelah didesak, korban akhirnya mengaku telah diperkosa oleh pelaku diduga penghuni kos. “Korban diperkosa saat berada di kamar kos temanya,” ucap sumber. 
 
Alangkah kagetnya pelapor HYW menerima kabar tersebut. Ia mencoba mendatangi kamar kos di Jalan Tukad Yeho, Renon, Denpasar Selatan, namun predator anak tersebut sudah kabur. Hingga akhirnya pelapor HYW mendatangi Polresta Denpasar untuk melaporkan pelaku. “Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengejar pelakunya,” terang sumber mengakhiri. 
 
Dihubungi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi belum mengetahui adanya laporan dugaan perkosaan dialami pelajar SD di Denpasar. Pihaknya masih mengecek informasi tersebut. “Kami belum terima data kasus itu akan di cek dulu,” ujar AKP Sukadi kepada awak media, saat dikonformasi Kamis 14 September 2023.

Next Post

Pemerintah Badung Segera Wujudkan RS Abiansemal dan RS Petang

Kam Sep 14 , 2023
Pemenuhan terhadap segala izin dan lain halnya terkait syarat berdirinya rumah sakit tersebut sudah dijalankan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Rapat RS (4)

Berita Lainnya