Hari Kependudukan Dunia 2026, KKI Bali Dorong Pemenuhan Aspirasi dan Potensi Generasi Muda

IMG-20260709-WA0050
Ketua Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Provinsi Bali, Dr. I Gusti Wayan Murjana Yasa.

DENPASAR-fajarbali.com | Serangkaian Kependudukan Dunia yang diperingati setiap 11 Juli 2026 dengan tema “Mewujudkan Harapan dan Aspirasi Anak Muda: Hari Ini dan untuk Masa Depan”, Ketua Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Provinsi Bali, Dr. I Gusti Wayan Murjana Yasa, SE., M.Si., mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan kependudukan guna memastikan setiap anak dan generasi muda memperoleh akses yang setara terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesempatan ekonomi.

“Berbagai kebijakan kependudukan kita sesungguhnya sudah cukup berhasil. Namun, yang perlu menjadi perhatian ke depan adalah masih adanya disparitas keberhasilan antarwilayah dan antarkelompok masyarakat. Karena itu, keterpaduan dan kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan kependudukan menjadi sangat penting,” ujar Murjana Yasa, di Denpasar, Kamis (9/7).

Menurutnya, generasi muda Indonesia merupakan aset bangsa yang memiliki talenta dan ide-ide kreatif yang luar biasa. Oleh sebab itu, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat perlu menyediakan ruang partisipasi yang lebih luas melalui pendidikan yang inklusif, ruang publik yang kreatif dan inovatif, serta berbagai program yang mampu mendorong anak muda berpartisipasi aktif dalam menghadapi tantangan global.

Ia menilai keterlibatan generasi muda dalam proses pembangunan menjadi kunci dalam membentuk generasi yang mandiri, tangguh, dan produktif. Pemuda perlu diajak berdiskusi, diberi kesempatan menyampaikan aspirasi, serta dibekali kemampuan untuk menciptakan peluang kerja yang kreatif dan inovatif sehingga dapat menjadi generasi berkualitas sepanjang siklus kehidupannya.

Pada kesempatan tersebut, Murjana Yasa juga menyoroti pentingnya transformasi peran ayah dalam keluarga. Menurutnya, kehadiran ayah tidak hanya dimaknai secara fisik maupun finansial, tetapi juga secara emosional dan psikososial.

Kesetaraan peran ayah dan ibu dalam pengasuhan anak menjadi fondasi penting dalam membangun keluarga yang harmonis dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

BACA JUGA:  Upaya Tingkatkan Standar Pelayanan, Kantah Badung Gelar Forum Konsultasi Publik Libatkan Stakeholder

Sebagai mitra pemerintah, Koalisi Kependudukan Indonesia Provinsi Bali bersama Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap program pembangunan keluarga dan kependudukan yang dijalankan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

KKI Bali juga mengajak seluruh pihak untuk memastikan setiap anak muda memperoleh ruang yang aman dan positif untuk mengembangkan potensinya sehingga mampu menjadi pemimpin dan penggerak pembangunan di masa depan. [rel]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top