HARGANAS dan Hari Kependudukan Dunia 2026 : Bali Perkuat Peran Ayah dan Siapkan Generasi Masa Depan Generasi Unggul

IMG-20260709-WA0041
BKKBN Provinsi Bali menggelar Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33, Kamis (9/7).

DENPASAR-fajarbali.com | BKKBN Provinsi Bali menggelar Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tingkat Provinsi Bali yang dipadukan dengan Peringatan Hari Kependudukan Dunia (HKD) 2026 di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (9/7).

Kegiatan yang mengusung tema HARGANAS “Ayah Wajib Hadir” dan tema Hari Kependudukan Dunia “Mewujudkan Harapan dan Aspirasi Anak Muda: Hari Ini dan untuk Masa Depan” tersebut dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Tutik Kusumawardani, Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Ekonomi dan Keuangan Dr. I Wayan Ekadina, S.E., M.Si., yang mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali, kepala OPD KB kabupaten/kota se-Bali, organisasi profesi, akademisi, dan mitra kerja sebagai momentum memperkuat pembangunan keluarga dan kependudukan menuju Indonesia Emas 2045.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., M.A.R.S., mengatakan, peringatan HARGANAS Ke-33 Tahun 2026 bukan sekadar perayaan seremonial tahunan, tetapi merupakan gerakan kolektif dan masif untuk menyatukan gerak langkah pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas keluarga.

"Melalui momentum ini, kami ingin mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan, memperkuat ketahanan keluarga, dan mengoptimalkan bonus demografi," ujarnya.

Anggota Komisi IX DPR RI, Tutik Kusumawardani, menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program prioritas Kemendukbangga/BKKBN yang dinilai mampu menjawab tantangan pembangunan keluarga, mulai dari Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), hingga program Lansia Berdaya (SIDAYA).

Ia menegaskan bahwa pembangunan keluarga tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat, akademisi, media, dan seluruh keluarga Indonesia.

Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Ekonomi dan Keuangan, Dr. I Wayan Ekadina, S.E., M.Si., yang membacakan sambutan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa dan tema “Ayah Wajib Hadir” menjadi refleksi pentingnya keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan, pendidikan, perlindungan, dan tumbuh kembang anak.

BACA JUGA:  Hidup Bersama Lansia: Cerita Bali tentang Usia, Martabat, dan Harapan

Pemerintah Provinsi Bali juga mengapresiasi pelaksanaan program prioritas Kemendukbangga/BKKBN, khususnya Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), serta mengajak para orang tua untuk mendukung Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah sebagai bagian dari penguatan ketahanan keluarga.

Terkait dengan momentum Hari Kependudukan Dunia 2026, Ketua Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Provinsi Bali, Dr. I Gusti Wayan Murjana Yasa, S.E., M.Si., mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan kependudukan agar setiap anak muda memperoleh akses yang setara terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesempatan ekonomi.

Menurutnya, generasi muda merupakan aset bangsa yang memiliki talenta dan kreativitas luar biasa sehingga perlu diberikan ruang untuk berpartisipasi, berinovasi, dan mengembangkan potensinya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan peran keluarga, khususnya kehadiran ayah secara fisik, emosional, dan psikososial dalam pengasuhan anak sebagai fondasi untuk mewujudkan generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi masa depan.

Melalui peringatan HARGANAS Ke-33 yang dipadukan dengan Hari Kependudukan Dunia 2026, Perwakilan BKKBN Provinsi Bali bersama seluruh mitra berkomitmen memperkuat sinergi pembangunan keluarga dan kependudukan yang inklusif. Keluarga yang berkualitas, keterlibatan aktif ayah, serta generasi muda yang sehat, berdaya, dan produktif diyakini menjadi modal utama dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. (rel)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top