Keempat, bisa mengurangi penyalahgunaan narkoba. Menurut Rektor Suarta, edukasi dalam program GenRe membantu remaja menjauhi pergaulan bebas dan narkoba juga embangun kesadaran akan dampak negatif narkoba terhadap kesehatan dan masa depan.
Kelima, meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan perencanaan yang baik, generasi muda bisa lebih fokus pada pendidikan dan pengembangan keterampilan. "GenRe juga membantu menciptakan generasi yang lebih produktif dan siap menghadapi tantangan global," tegas rektor.
Manfaat keenam yakni, meningkatkan kesadaran akan kesehatan reproduksi. Dalam GenRe sangat menekankan informasi tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini, hal ini diharapkan bisa mencegah risiko gangguan kesehatan akibat ketidaktahuan tentang reproduksi.
Terakhir, GenRe menurut rektor bisa membangun generasi yang mandiri dan bertanggung jawab, mendorong remaja untuk mengambil keputusan dengan bijak dan bertanggung jawab, serta membantu mereka mempersiapkan masa depan dengan lebih matang, termasuk dalam aspek ekonomi, keluarga, dan karier.
"GenRe memiliki peran penting dalam membentuk remaja yang sadar akan masa depan mereka. Dengan perencanaan yang baik, mereka dapat menghindari risiko sosial dan kesehatan, serta membangun kehidupan yang lebih berkualitas," ungkap Prof. Suarta.
"Program ini tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga bagi masyarakat dan negara dalam menciptakan generasi yang lebih maju dan sejahtera," pungkasnya.
Pembina UKM PIK-M Widyadari, UPMI Bali Dewa Ayu Eka Purba Dharma Tari, M.Psi., Psikolog., menambahkan, Duta GenRe UPMI Bali sudah tidak diragukan lagi kualitasnya. Bahkan ada yang tembus di kancah nasional.










