Hadiri Dialog Ekonomi Kadin Badung, Ini “Reward” Suyadinata Bagi Sektor dan Pelaku Pariwisata

Selain itu, Putra Adnyana menitip pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk diberdayakan. "Jika terpilih kami titip UMKM yang tersebar di profesi yang beragam," tegasnya.

Setelah memberi sambutan pembuka dari Ketua Kadin Badung, Dialog Ekonomi Calon Bupati Bersama Kadin Badung pun dimulai. Dialog Ekonomi dibagi dua sesi. Sesi pertama menampilkan Paslon nomor urut 1 Suyadinata dengan moderator Cokorda Dalem Dahana, SH, MKn. yang juga dosen Fakultas Hukum Universitas Udayana. Pada sesi kedua yang dimulai sekitar pukul 13.00, Dialog Ekonomi menampilkan Paslon Adi-Cipta.

Pada kesempatan pertama, moderator memberi kesempatan kepada Calon Bupati Wayan Suyasa dan Wakil Bupati Putu Alit Yandinata menggeber visi misinya di bidang ekonomi. Suyasa menjelaskan, visi misinya jelas membuat masyarakat Badung "Sejahtera, Bahagia dan Merata". Saat ini banyak yang belum sejahtera dan bahagia karena sejumlah program diberikan kepada kelompok dan tidak merata. "Saya bangga karena Kadin Badung mengundang kami untuk menyampaikan visi misi untuk sektor ekonomi," tegas Suyasa yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Badung tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Cawabup Putu Alit Yandinata merinci program unggulannya yakni memberikan Rp 1 miliar per banjar adat, Rp 2 miliar per desa adat, Rp 150 juta per subak, pendidikan gratis untuk sekolah negeri dan swasta, kesehatan gratis, santunan kematian Rp 25 juta, serta Rp 2 juta untuk santunan lansia. Satu lagi be celeng jelang Galungan dan daging lain untuk krama di luar Hindu. "Kami memberikan bantuan kepada banjar dan desa adat, karena pariwisata berbasis adat dan budaya dan ini dilestarikan di banjar dan desa adat," tegas anggota DPRD Badung empat periode tersebut.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top