Giri Prasta Ungkap Kegagalan Menjadi Paskibraka saat Sekolah

IMG-20260818-WA0028
Wagub Bali Giri Prasta bercengkrama dengan Paskibra Provinsi Bali 2026. [foto: dok/ist]

DENPASAR-fajarbali.com | Setelah seharian menjalankan tugas kenegaraan dengan penuh disiplin, anggota Paskibraka Provinsi Bali akhirnya bisa sedikit melepas ketegangan. Suasana khidmat di lapangan berganti menjadi penuh keakraban dalam acara ramah tamah di Gedung Wanita Narigraha, Renon, Denpasar, Senin (17/8) malam.

Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, mewakili Gubernur Bali Wayan Koster, hadir bersama anggota Paskibraka, pelatih, purna Paskibraka, guru, orang tua, serta jajaran Pemerintah Provinsi Bali. Sebelumnya, mereka juga menyaksikan siaran langsung prosesi penurunan Bendera Sang Merah Putih dari Istana Merdeka, Jakarta.

Di tengah suasana yang lebih santai itu, Giri Prasta mengingatkan bahwa pengalaman menjadi Paskibraka tidak berhenti setelah upacara selesai. Disiplin, nasionalisme, kerja keras, dan kebersamaan yang ditempa selama masa latihan diharapkan menjadi bekal bagi para anggota Paskibraka dalam melanjutkan pendidikan maupun mengejar cita-cita.

Giri Prasta menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menunaikan tugas dengan baik. Penghargaan juga disampaikan kepada para pelatih, purna Paskibraka, guru, dan orang tua yang mendampingi mereka selama proses persiapan.

Ia mengaku sempat diliputi rasa khawatir ketika menyaksikan prosesi penurunan bendera pada sore hari. Namun, kekhawatiran tersebut berubah menjadi rasa bangga setelah melihat pasukan mampu menjaga kekompakan, stamina, dan konsentrasi hingga seluruh rangkaian berlangsung lancar.

“Di situ kita merasa terharu, seolah-olah dibawa kembali, *flashback* ke tahun 1945. Seolah-olah kalianlah Paskibraka yang menghantarkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,” ujar Giri Prasta.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top