Gerakan Sosial Tak Cukup Jamin Keberlanjutan Pengelolaan Sampah, SULE-WM Dorong BRC Perkuat Ekosistem Pengelolaan Sampah di Bali

IMG-20261017-WA0027
Exhibition Day & Networking Luncheon BRC yang berlangsung di Aston Hotel & Convention Center, Jumat (16/10/2026). [foto: fb/ist]

Dukungan serupa disampaikan Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Kecamatan Denpasar Timur–Denpasar Selatan, Viktor Andika Putra. Menurutnya, pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak serta keterbukaan terhadap masukan dan saran.

Exhibition Day & Networking Luncheon yang digelar menjadi momentum untuk mempertemukan BRC dengan institusi yang telah bekerja sama maupun calon mitra baru.

Pertemuan tersebut berfokus pada pemasaran hasil pengolahan sampah, pengembangan rantai pasok, kerja sama dengan sektor perhotelan, restoran, dan kafe (HORECA) serta industri lainnya, dukungan pemerintah, dan kolaborasi dengan komunitas maupun organisasi lingkungan.

Selama satu tahun mengikuti program SULE-WM, BRC mencatat telah memiliki 112 pelanggan dan tujuh off-taker. Perusahaan ini juga mengumpulkan sekitar 1.800 ton sampah plastik yang selanjutnya dimanfaatkan sebagai bahan baku daur ulang. Capaian tersebut menunjukkan pentingnya penguatan kapasitas pelaku usaha lokal dalam membangun rantai pasok daur ulang yang berkelanjutan. [gde]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top