Gaet Wisatawan, Travel Agen Minta Diskon Tiket Masuk DTW

BANGLI - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Dunia pariwisata Bali setelah beberapa bulan vakum akibat merebaknya wabah pandemic Covid-19, secara bertahap telah dicanangkan dibuka kembali secara bertahap oleh Gubernur Bali. Bahkan untuk pembukaan tahap pertama, sector pariwisata ini sudah resmi dibuka untuk wisatawan lokal Bali saja beberapa waktu lalu.

Sedangkan tahap kedua, untuk wisatawan nusantara akan mulai dibuka tanggal 31 Juli dan berikutnya untuk wisatawan mancanegara dimulai tanggal 11 September 2020 mendatang. Terkait dengan itu, Association of Indonesia Tour and Travel Agency (ASITA) atau asosiasi perusahaan perjalanan wisata Indonesia Propinsi Bali berharap pemerintah kabupaten/kota bisa memfasilitasi pemberian diskoun tarif tiket masuk ke obyek wisata atau Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Bali.

Demikian ditegaskan Sekretaris Asita Bali, Putu Winastra saat dihubungi Kamis (23/07/2020). Kata dia, sejak merebaknya wabah Covid-19 hingga kini nyatanya tidak semua pelaku pariwisata di Bali telah tersentuh bantuan. “Selama ini yang saya tahu adalah bantuan sembako dari Kemenparkraf kepada karyawan. Namun bantuan itu, masih terbatas dan belum menyentuh semua karyawan pariwisata Bali mendapatkan semua itu. Termasuk ada juga karyawan yang mendapatkan kartu pra kerja, namun jumlahnya juga belum menyentuh semuanya,” ungkapnya.

Sementara untuk bantuan dari Pemprov Bali, sepengetahuan pemilik De Umah Bali dan De Klumpu Bali yang berada di Desa Undisan, Tembuku, Bangli ini, belum ada bantuan yang diberikan kepada pelaku pariwisata di Bali. “Dalam hal ini, kami dari Asosiasi Biro Perjalanan Wisata justru berharap karena tanggal 31 Juli sudah dibuka untuk wisdom dan 11 September untuk wisatawan Internasional, yang kami harapkan adanya pemberian diskon tiket tarif masuk obyek wisata yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten/Kota. Jadi kita bisa memberikan stimulus kepada wisatawan sehingga mau datang berkunjung kesana. Ini yang kita harapkan dapatkan dari pemerintah,” jelasnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top