Termasuk memungkinkan para ibu untuk merawat anak-anak mereka secara optimal, mengurangi angka kematian ibu, mencegah stunting, dan menciptakan peluang yang lebih besar bagi partisipasi perempuan dalam dunia kerja.
"Bersama-sama, hasil-hasil ini berkontribusi pada keluarga yang lebih kuat dan bangsa yang lebih produktif”, terang Prof Budi.
Prof. Budi juga menegaskan bahwa Indonesia menorehkan prestasi membanggakan dalam program Keluarga Berencana (KB) pascapersalinan, dengan capaian yang menempatkan Indonesia pada peringkat tertinggi di kawasan Asia-Pasifik.
Keberhasilan ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam mengintegrasikan layanan KB ke dalam sistem kesehatan ibu dan anak, sekaligus menunjukkan peran kepemimpinan Indonesia di tingkat regional dalam bidang Keluarga Berencana.
Lebih lanjut, Indonesia siap berbagi pengalaman dan praktik baik dengan negara-negara di kawasan melalui kerja sama Selatan-Selatan yang saling menguntungkan, guna memperkuat kolaborasi dan mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dan ICPD PoA.
Siap Menjadi Macan Asia
Dipandu oleh visi kepemimpinan nasional yang kuat dari presiden Prabowo, Indonesia yakin berada di jalur yang tepat untuk menjadi "Macan Asia" berikutnya, mengikuti cerita sukses Jepang, Korea Selatan, Taiwan dan China. Program kependudukan dan pembangunan keluarga yang komprehensif, dapat berperan sebagai pilar penting bagi pertumbuhan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, serta memastikan terjadinya kapitalisasi bonus demografi.










