Bupati Tabanan pun mendifinisikan nasi goreng yang di masaknya dengan Festival ini, dimana Nasi goreng dengan banyaknya campuran bumbu memiliki simbul sebuah harmoni kesatuan.
"Saya sampaikan kalau masak nasi goreng ini kan semua dicampur. Ada nasinya, ada garamnya, ada telurnya, ada ayamnya, sayurnya, semua dicampur jadi satu kesatuan. Begitupun harmoni ini. Kalau semua kita bersatu dijadikan satu kesatuan, rasanya enak inilah wujud harmoni itu. Dari nasi goreng kita bisa ciptakan harmoni."imbuhnya.
Bupati Sanjaya berharap, Festival Imlek yang menyatukan seluruh budaya ini, pada tahun depan bisa lebih meriah dengan cara-cara yang lebih inovatif inovatif.(tik)










