FAMI 2023 Ajang Cetak Mahasiswa Kritis. Hasilkan Berbagai Rekomendasi untuk Pemerintah

fami 1

Keberhasilan tersebut kemudian dijabarkan dengan beberapa indikator dari teori collaborative governance oleh Ansell & Gash (2008), yaitu: Kondisi awal, terjadinya pendemi Covid-19 menjadi alasan utama dibentuknya program Taring Dukcapil di Disdukcapil Kota Denpasar yang didukung oleh sumber daya keuangan, manusia, metode, dan material.

Kemudian, desain kelembagaan, yaitu adanya regulasi atau mekanisme program Taring Dukcapil beserta kolaborasinya. Berikutnya, Kepemimpinan, yaitu adanya program Taring Dukcapil merupakan prakarsa dari pimpinan Disdukcapil Kota Denpasar.

"Proses kolaboratif, yaitu adanya dialog tatap muka antara Disdukcapil Kota Denpasar dengan PT. Gojek dan Grab sampai akhirnya mencapai kesepakatan untuk melakukan kolaborasi," jelas delegasi Fisip Unud.

Delegasi Fishum Undiknas, membawakan penelitian “New Public Service: Efektivitas E-Government Di Era 5.0 Dalam Pengaplikasian Teman Bus, Bali”. Peneliti menyimpulkan keefektivitasan aplikasi Teman Bus kurang efektif dalam hal pelayanan, Seperti sistem pembayaran dan real time kedatangan.

"Hal itu menjadikan masyarkat enggan menggunakan aplikasi Teman Bus dan seharunya perkembangan teknologi mempermudah masyarakat dalam hal mendapatkan pelayanan," kata peneliti Undiknas.

Sementara Delegasi Unipas Singaraja, membawakan penelitian "Kolaborasi Pemerintah Kecamatan dengan Disdukcapil dalam Pengimplementasian e-KTP".

Menurut peneliti Unipas, e-KTP adalah dokumen elektronik yang berisi data pribadi penduduk yang  membuat sistem keamanan baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top