“Merancang Expat. Roasters Dharmahusada adalah tentang menciptakan ruang yang imersif yang mencerminkan etos merek tentang keberlanjutan dan kualitas,” ujar Wilson Harkhono.
“Kami ingin merancang tempat di mana orang dapat merasakan keseluruhan perjalanan kopi dari kebun hingga cangkir dengan cara yang modern namun tetap menghormati alam,” sambungnya.
Grand opening ini bertepatan dengan Incography, kompetisi fotografi kopi pertama dari Expat. Roasters yang menampilkan pameran karya 40 finalis Incography.
Di atas panggung, Rio Motret, fotografer ternama Indonesia dan juri Incography, memandu sebuah talkshow bertajuk "Membangun Karier di Dunia Fotografi." Ia berbagi pengalaman profesionalnya dan memberikan insights kepada pelanggan Expat. Roasters serta peserta Incography tentang cara mengubah passion mereka menjadi karier yang sukses, sambil juga membahas proses kreatif di balik fotografi kopi.
“Para peserta berhasil menangkap esensi kopi dengan cara yang sangat unik dan indah. Sungguh luar biasa melihat semangat dan kreativitas mereka bersinar melalui fotografi mereka. Saya merasa terhormat menjadi bagian dari perjalanan inspiratif ini dan menyaksikan bakat luar biasa yang dikumpulkan melalui Incography,” ujar Rio Motret.
Para pemenang Incography diumumkan pada acara tersebut. Dalam kategori Profesional, Bayu Catur Pamungkas (bidikan umum) dan Febrian A. (bidikan bertema Expat) meraih hadiah utama, sementara Irwandi (bidikan umum) dan Anna Theodore (bidikan bertema Expat) menerima penghargaan dalam kategori Amatir. Para pemenang memperoleh hadiah uang tunai, voucher, sertifikat, dan merchandise dengan nilai lebih dari 50 juta Rupiah.










