DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Pelaksanaan Vaksinasi Japanese Enchepalitis (JE) di Kota Denpasar yang dilaksanakan secara serentak di Bali telah tuntas pada 30 April lalu. Kendati demikian, pelaksanaan vaksinasi terhadap virus yang dikhawatirkan mampu menyebabkan radang pada otak manusia ini diperanjang hingga minggu kedua bulan Mei 2018 ini.
erpanjangan pelaksanaan ini dimaksudkan untuk memaksimalkan adanya kemungkinan masyarakat yang belum tervaksin. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Ni Putu Sri Armini, menyampaikan, hingga 6 Mei 2018 kemarin, total masyarakat Kota Denpasar yang telah tervaksin JE mencapai 201.821 orang. Kendati demikian, Diskes Kota Denpasar terus berupaya memaksimalkan dengan menyiapkan layanan di Puskesmas terdekat dan Rumah Sakit Pemerintah.
“Vaksinasi di Kota Denpasar telah berjalan lancar dan maksimal, hal ini terbukti dengan minimnya hambatan dan tingginya antusiasme masyarakat khususnya otrang tua untuk mengajak anak-anaknya mengikuti vaksinasi JE,” ungkap Sri Armini, Selasa, (8/5/2018).
Diskes Kota Denpasar dalam pelaksanaan yang menyasar anak-anak yang berusia 9 bulan hingga 15 tahun di wilayah Kota Denpasar ini dapat terpenuhi. Jumlah ini mencakup 521 sekolah yang terdiri dari PAUD, TK, SD, dan SMP di seluruh wilayah Kota Denpasar, 471 Posyandu, Banjar-banjar, Puskesmas dan Rumah Sakit yang telah selesai secara serentak 30 April lalu.
“Khusus untuk Kota Denpasar vaksinasi JE sedianya akan dilanjutkan hingga minggu kedua bulan Mei yakni sampai 12 Mei, dimana akan dilaksanakan sweping atau jemput bola guna meminimalisir adanya masyarakat yang tercecer,” paparnya.










