“Saya juga berharap koperasi yang ada sekarang dapat berkolaborasi dengan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Karena, salah satu prinsip koperasi adalah kerja sama antar koperasi,” tegasnya.
Dari sisi kepengurusan yang melibatkan pula perangkat pemerintahan desa, menanyakan KSP Sari Sedana Luwih punya legitimasi kuat sehingga anggota tidak perlu khawatir.
"Bila perlu ke depan harus ada pengurus yang bertarung di pilkada atau pileg. Jangan anti terhadap politik karena kerangka negara kita ini politik. Justru kalau duduk di politik, bisa merancang kebijakan yang pro koperasi. Sektor yang sudah teruji tanggung di berbagai krisis," katanya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Ketut Meniarta, S.STP., M.Si. ia berharap KSP Sari Sedana Luwih dapat bersinergi dengan koperasi desa merah putih. Berbagai fasilitas yang diberikan oleh pemerintah kepada koperasi desa merah putih, tentunya akan berdampak kepada koperasi yang sudah ada.
Selain itu, lanjut Ketut Meniarta, Provinsi Bali sudah melakukan transformasi ekonomi melalui Program Ekonomi Kerthi Bali. Dimana, koperasi menjadi salah satu sektor tumpuan dari ekonomi kerthi Bali. Oleh sebab itu, untuk memperkuat fundamental ekonomi Bali tentu harus menguatkan koperasi melalui sektor riil.
Pada RAT ke-21, KSP Sari Sedana Luwih juga memberikan hadiah undian berupa dua unit sepeda motor Yamaha Filano dan berbagai hadiah hiburan menarik lainnya.
Pada kesempatan yang sama, Manajer KSP Sari Sedana Luwih, I Gusti Agung Ngurah Darma Susila, SE., M.Si., menjelaskan, RAT ini bertujuan untuk melaporkan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas selama satu tahun.










