Untuk pembuatan perarem sementara, lanjut mantan petugas kesehatan di RSU Bangli selama 12 tahun ini menegaskan sudah diserahkan kebijakannya di masing-masing desa adat. Mengingat saat ini didesa setempat, ada 12 warganya yang menjadi OPD. "Kegiatan kami untuk pencegahan covid-19, melibatkan semua tokoh baik desa dinas maupun adat, STT dan warga masyarakat secara bersama-sama. Mudah-mudahan pandemi ini cepat berlalu, tak sampai ada warga kami yang kena , begitupula yang lain. Supaya lekas pulih," pungkasnya. (arw)










