Sebagai tindak lanjut, Bupati Adi Arnawa menyerahkan draf adendum kerjasama dari Pemkab Basung kepada Rektor Universitas Udayana, sekaligus mendorong percepatan penyelesaian master plan pengembangan kawasan Unud. Dokumen ini diarahkan untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat dan ruang publik berfungsi ganda berupa taman kota. Ia berharap dari kunjungan ini menghasilkan kesepahaman strategis antara Pemkab Badung dan Universitas Udayana untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pembangunan ekosistem layanan kesehatan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini tidak hanya menopang pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga menjamin peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Badung serta Bali secara keseluruhan.
Rektor Unud I Ketut Sudarsana ,menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Badung. Rektor menegaskan bahwa Universitas Udayana memiliki potensi akademik besar, dengan 13 fakultas, 1 program pascasarjana, lebih dari 36.000 mahasiswa, 1.700 Dosen, dan 247 Profesor. Namun, diakui pula bahwa perkembangan RS. Unud dalam beberapa tahun terakhir belum optimal. Oleh karena itu, pihak universitas menugaskan tim kajian untuk merumuskan langkah revitalisasi. “Kami berkomitmen untuk menghidupkan kembali fungsi Rumah Sakit ini. Dengan dukungan pemerintah daerah, RS Unud akan kami kembangkan sebagai pusat pendidikan, penelitian, sekaligus pelayanan kesehatan masyarakat yang unggul. Selain itu, Unud juga menawarkan kerjasama di bidang pengembangan Rumah Sakit Hewan, Klinik Hewan, dan pusat penitipan hewan, yang dinilai semakin relevan dengan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan hewan di Bali, terutama di kalangan ekspatriat,” jelasnya.










