Program SPHP merupakan penugasan resmi dari Pemerintah kepada Perum BULOG melalui Bapanas, berlaku mulai Juli hingga Desember 2025. Program ini adalah strategi pemerintah untuk mengantisipasi kenaikan harga beras dan tetap menjaga daya beli masyarakat. Ini menunjukkan langkah proaktif pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi mikro di tengah potensi fluktuasi harga pangan.
Distribusi beras SPHP dilakukan melalui berbagai saluran penjualan yang menyentuh langsung konsumen, seperti pedagang eceran di pasar rakyat, koperasi desa/kelurahan merah putih, kios pangan binaan pemerintah daerah, dan Gerakan Pangan Murah. Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bali, Muhamad Anwar, menyambut positif sidak ini. "Kami harapkan dengan adanya inspeksi seperti ini Pelaksanaan Program SPHP di Wilayah Bali menjadi tertib dan tepat sasaran. Harapannya semoga program yang baik ini pengawasannya dapat terpantau dan Masyarakat Bali dapat menikmati beras berkualitas dengan harga terjangkau," ujarnya.
Selain memantau SPHP, Direktur Keuangan Perum BULOG Hendra Susanto bersama Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bali Muhamad Anwar juga melaksanakan kegiatan monitoring di Kecamatan Abiansemal, desa Bongkasa dan Taman. Monitoring ini bertujuan agar Program Penyaluran Bantuan Pangan periode Juni dan Juli 2025 dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran. "Kami hari ini menyaksikan langsung bagaimana mekanisme program tersebut telah dijalankan dengan baik dan sesuai aturan di Desa Bongkasa dan Taman," ujar Hendra Susanto.










