Dalam rakor tersebut juga membahas tugas-tugas tim terpadu P4GN PN ini. Seperti penyusunan regulasi dan juga bagaimana mengakomodir kegiatan di wilayah masing-masing. Pembentukan tim ini juga di lakukan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Buleleng.”Jadi dengan dibentuknya tim terpadu yang mencakup berbagai pihak dari kabupaten, kecamatan hingga ke desa akan meminimalisir peredaran narkoba di tiap wilayah,”ungkapnya. Tim terpadu P4GN PN Buleleng, masih kata Gede Astawa, telah terbentuk sejak awal Januari 2020. Sinergitas yang terjalin antar beberapa pihak akan membantu meringankan tugas para penegak hukum dalam kasus narkotika. Pihak BNNK Buleleng mengungkapkan rasa terima kasih kepada Bupati Buleleng terkait dengan hibah tanah yang diberikan kepada BNNK Buleleng. Saat ini sedang dilakukan pengurusan ke pemerintah pusat untuk pembangunan klinik pratama rehabilitasi narkotika yang berlokasi di Jalan Teleng Singaraja.
Ia juga berharap tidak ada lagi korban penyalahgunaan narkotika dan upaya pencegahan peredaran narkotika di Buleleng dapat dilakukan secara maksimal.”Saya berpesan kepada masyarakat agar jangan sampai mencoba obat-obatan terlarang tersebut dan jika menemukan hal yang mencurigakan terkait dengan narkotika segera laporkan kepada kami,”tutupnya. (ags).










