Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua PWI Bali Wayan Dira Arsana dalam laporannya menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi dan integritas bagi para jurnalis.
“Kegiatan konsolidasi ini diikuti oleh 35 anggota PWI Buleleng agar mereka sah menjadi anggota PWI Bali dengan legalitas uji kompetensi kewartawanan (UKK) yang jelas,”ucapnya.
Menurutnya, di tengah era modern dengan kritik masyarakat pembaca yang semakin tajam serta maraknya informasi sumbang, insan pers dituntut untuk terus berkembang dan menjaga kualitas karya jurnalistik.
“Melalui penguatan organisasi dan uji kompetensi, para wartawan yang tergabung dalam PWI dapat terus menjaga stabilitas serta membedakan mana berita yang patut, tidak patut, perlu dikoordinasikan, maupun yang perlu dikonfirmasi,”tegas Dira Arsana.
Ia juga memohon dukungan dari Pemerintah Kabupaten Buleleng agar ekosistem pers tetap hidup melalui sinergi yang baik antara jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan organisasi kewartawanan.
Acara pembukaan OKK PWI Kabupaten Buleleng tersebut turut dihadiri oleh Ketua PWI Bali beserta jajaran Dewan Kehormatan PWI Bali, pengurus dan anggota PWI Buleleng, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Buleleng. Kegiatan ini diharapkan dapat diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai langkah nyata menjaga kualitas pers daerah. @gus










