BULELENG-fajarbali.com | Guna memperkuat profesionalisme serta meningkatkan kapasitas insan pers dalam menghadapi tantangan era digitalisasi, wartawan senantiasa dituntuk untuk memperbaharui dan meningkatkan kompetensi, demikian disampaikan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat membuka Kegiatan Konsolidasi dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Kabupaten Buleleng yang berlangsung di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Kamis (15/10/2026).
Lebih jauh disampaikan Bupati Sutjidra memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya OKK PWI Buleleng. Menurutnya, wadah edukasi dan konsolidasi seperti ini sangat penting untuk menyegarkan kembali pemahaman wartawan mengenai kode etik jurnalistik serta keterampilan kerja di lapangan.
"Saya contohkan sama halnya dengan profesi dokter yang harus memperbarui uji kompetensi secara berkala, profesi wartawan juga membutuhkan upaya penyegaran dan peningkatan kompetensi. Apalagi di era digitalisasi saat ini, kemajuan teknologi informasi bergerak sangat cepat sehingga insan pers dituntut untuk terus adaptif," ujar Sutjidra.
Lebih lanjut, Sutjidra menyoroti peran penting media massa terverifikasi sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia menilai komunikasi dan sinergi yang terjalin antara Pemkab Buleleng dengan para wartawan sejauh ini telah berjalan sangat baik dalam menyajikan berita yang teruji dan berimbang.
“Di tengah maraknya informasi liar di media sosial, keberadaan wartawan yang terikat kode etik jurnalistik sangat penting untuk menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami berharap melalui kegiatan konsolidasi dan orientasi ini, kualitas serta profesionalisme insan pers di Buleleng semakin meningkat,”pungkasnya.










