Selain itu, turut dibahas penguatan edukasi pranikah melalui KUA, pengembangan Sekolah Lansia, hingga peluang keterlibatan tokoh agama dalam mendukung pembangunan keluarga dan pencegahan stunting.
Audiensi juga menghasilkan sejumlah poin pembahasan strategis, di antaranya rencana sosialisasi aplikasi ELSIMIL kepada calon pengantin melalui KUA, penguatan komunitas GATI berbasis keagamaan, serta peluang penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua instansi.
Kemenag Provinsi Bali juga mendorong penguatan bimbingan pranikah sebagai bagian penting dalam membangun keluarga berkualitas dan mencegah berbagai persoalan keluarga di masa mendatang.
Melalui audiensi ini, BKKBN Provinsi Bali dan Kementerian Agama Provinsi Bali sepakat memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan keluarga berkualitas, percepatan penurunan stunting, serta peningkatan ketahanan keluarga di Bali melalui pendekatan edukasi, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. (rel)










