Balinale 2024 Hadirkan 60 Film Dari 25 Negara, Berpotensi Majukan Industri Perfilman Hingga Pariwisata Bali

1717294951377_copy_800x534

Menurut Amin, Balinale dapat mengundang banyak orang untuk datang ke Bali sehingga nantinya tidak menutup kemungkinan Bali dijadikan sebagai lokasi syuting film yang akan berdampak pada banyak sektor. Salah satunya, banyak tenaga kerja lokal yang akan terserap.

Amin mengatakan kelebihan dari Balinale dibandingkan festival lain di beberapa daerah di Indonesia adalah upaya penyelenggara dalam membangun relasi dengan negara lain. "Harapannya adalah ini menjadi platform di mana kita kemudian bisa berkomunikasi dengan asing. Sebab, kita dan dunia film sekarang tidak bisa berdiri sendiri,” ucapnya.

Untuk diketahui, dalam Balinale 2024 akan ada 60 film beragam genre dari 25 negara. 45 film di antaranya berstatus film premiere. Ada film Point of Change dari Inggris, lalu film The Steak dari Iran hingga film The Architecture of Love karya sutradara Indonesia, Teddy Soeriaatmadja. Film-film ini dapat disaksikan di Cinepolis Plaza Renon, Denpasar, dan Inter Continental Bali Sanur Resort sebagai tempat program-program festival berlangsung. Terpilihnya lokasi tersebut bertujuan menjadikan Sanur sebagai industri perfilman dan hiburan berskala global.

Balinale 2024 juga akan menghadirkan enam film yang memperlihatkan sekilas industri perfilman Hongkong dalam tajuk Hong Kong Film Gala Presentation. Kemudian untuk ketiga kalinya Balinale bekerjasama dengan Asian Film Award Academy (AFAA).

Sementara itu, President dan Founder Balinale Deborah Gabinetti menjelaskan Balinale 2024 berfokus pada keragaman dari film independen Indonesia hingga internasional. Melalui festival tersebut, pihaknya berkeinginan agar produser, sutradara, hingga talenta-talenta muda yang bergerak di bidang industri film bisa memiliki referensi baru.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top