Badung Tanggapi Dampak Corona Terhadap Pariwisata Wabup Suiasa Tegaskan Badung Aman Dikunjungi Wisatawan


Pihaknya juga kembali melirik wisatawan domestik (wisdom). Sebab, setelah dikaji, baik dari segi lama masa tinggal (length of stay) dan pengeluaran uangnya untuk berbelanja (spend of money) tak kalah dengan wisatawan mancanegara (wisman). "Ini penting mendapat formulasi dan kami sudah sampaikan ke Pak Menteri," tandasnya.

 

Sebagaimana diketahui bahwa industri pariwisata adalah industri yang sangat sensitif terhadap berbagai isu, setidaknya dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, dunia pariwisata telah didera oleh berbagai isu besar seperti halnya dalam tiga pekan terakhir berbagai peristiwa fenomenal dan dramatis telah berdampak kepada pariwisata nasional, khususnya Bali. Tidak terkecuali adanya pandemi virus corona di Wuhan, Republik Rakyat Tiongkok yang beberapa hari ini telah berdampak serius terhadap pariwisata.

Terhadap kondisi tersebut, diperlukan langkah cepat dan strategis agar pariwisata segera pulih kembali. Kaitannya dalam hal ini, bahkan Pemerintah Kabupaten Badung bersinergi dengan Nawacita Pariwisata Indonesia (NCPI) Provinsi Bali mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan Tema "Badung Menjawab Tantangan Pariwisata ke Depan" bertempat di Natya Hotel Kuta, Jalan Raya Bypass Ngurah Rai, Tuban, Selasa (11/2/2020).

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa hadir sekaligus menjadi Keynote Speaker dalam acara diskusi yang melibatkan Narasumber dari para Pakar, Praktisi, Pelaku Industri serta Pemerhati Pariwisata antara lain, Managing Director ITDC I.G.N Ardita, Ketua DPP NCPI Gusti Kade Sutawa, Ketua DPW NCPI Bali Agus Maha Usadha praktisi pariwisata Gede Wiratha, Bagus Sudibya, Aloysius Purwa dan Stakeholder terkait. Turut hadir mendampingi Wabup Kadisparda Badung I Made Badra.

Wabup Suiasa mengatakan FGD ini merupakan wujud sinergitas komunikasi antara seluruh elemen pelaku industri pariwisata untuk merespon situasi kekinian tentang merebaknya virus novel corona di Cina, dimana Bali khususnya secara tidak langsung mengalami dampak menurunnya kunjungan wisatawan khususnya wisatawan dari China.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top