Menag Lukman Hakim menyambut, baik dan mendukung sepenuhnya keragaman yang telah tercipta sebagaimana dengan tema “Menciptakan kerukunan di tengah-tengah multicultural yang sangat beragam”.
"Sebagai masyarakat yang agamais, itu harus senantiasa kita jaga, peliharan dan rawat dengan sebaik-baiknya,” kata Lukman Hakim.
Sebagai Menteri, ia telah banyak mendengar dan menerima informasi akan kerukunan umat bergama di Kabupaten Badung. Bahkan saking mengapresiasi hal tersebut, ia mengaku ingin menjadi warga Kabupaten Badung. “Mendengar itu semua, saya ingin mendaftar sebagai warga Kabupaten Badung. Betapa nikmatnya menjadi warga Kabupaten Badung,” katanya.
Kebijakan Pemkab Badung yang dipimpin Bupati Nyoman Giri Prasta, akan dijadikan role model untuk diterapkan diseluruh kabupaten di Indoensia. “Mudah-mudahan ini bisa dilanjutkan dengan program-program lainnya dimasa yang akan datang,” harapnya.
Pada kesempatan ini Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi yang setulus-tulusnya kepada Menteri Agama yang berkenan hadir di Kabupaten Badung. Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Badung akan senantiasa terus berupaya untuk menjaga dan merawat keberagaman umat bergama di Kabupaten Badung. Hal itu dilakukan sebagaimana yang diamanatkan dalam Pancasila dalam sila ke lima Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Artinya semua Insan sama dapat dan sama rasa,” tegas Bupati Badung Nyoman Giri Prasta.
Bupati juga menyampaikan, lima program prioritas yang tertuang dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) dapat dikmati secara penuh oleh masyarakat Badung. Lima program prioritas tersebut meliputi : Bidang sandang, pangan dan papan, Kesehatan dan Pendidikan, Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan, Seni, Adat, Agama dan Budaya dan Pariwisata.










