Badung Gelar Sosialisasi Literasi Media Teknologi Informasi

Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Literasi Media Teknologi Informasi Kabupaten Badung, Selasa (5/120) di Puspem Badung.

MANGUPURA-fajarbali.com | Acara dibuka Kepala Diskominfo  Kabupaten Badung, I Wayan Weda Dharmaja. Weda Dharmaja dalam sambutannya menyampaikan, di era reformasi yang ditandai dengan keterbukaan informasi dan komunikasi, setiap saat, bahkan dalam hitungan detik bisa mengakses berita dari berbagai sumber yang belum tahu pasti kebenaran dan keabsahannya. Saat ini informasi bukan hanya berbentuk tercetak lagi, tetapi sudah dapat diakses dengan media digitalisasi. 

Oleh karena itu masyarakat diharapkan dapat mengikuti perkembangan jaman agar tidak ketinggalan informasi. Maka, untuk mengatasi masalah itu, masyarakat harus memiliki kemampuan yang dikenal dengan istilah literasi media. Literasi media terhadap informasi dalam kehidupan masyarakat sangat penting. “Kegiatan literasi media teknologi ini diselenggarakan pertama kalinya pada tahun ini diprioritaskan menyasar para remaja/anak-anak setingkat sekolah lanjutan atas/smk, mengingat mereka adalah generasi muda yang paling rentan terhadap pengaruh negative teknologi informasi (TI) terutama media social seperti internet, facebook, WA, Instagram dan lain-lainnya,” ujarnya. 

Media sosial sudah menjadi kebutuhan utama dan merupakan bagian dari gaya hidup para remaja antara lain menjadi sarana berkomunikasi dan mengakses informasi dengan sesame teman maupun sebagai sumber pengetahuan berkaitan dengan pendidikan/profesi mereka. Melalui sosialisasi literasi media teknologi informasi di Kabupaten Badung ini dapat diimbas dan diketoktularkan kepada para siswa lainnya di lingkungan sekolah para peserta sosialisasi dan kedepannya program literasi media teknologi informasi ini dapat dikembangkan menjadi bagian dari materi pelajaran/kurikulum dengan membentuk kader-kader literasi media bagi anak-anak sekolah.

Ketua panitia Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik A.A. Ratmanacika melaporkan, maksud dan tujuan di adakan literasi media teknologi informasi adalah untuk membantu masyarakat/public/siswa agar memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang isi media, untuk menghasilkan public/masyarakat khususnya siswa kiranya dapat berpengetahuan luas (well informed) serta dapat membuat penilaian terhadap konten media berdasarkan pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap media yang bersangkutan dan agar masyarakat/public khususnya siswa lebih cerdas, peka dan kritis dalam memahami fenomena pemberitaan media saat ini. Peserta sosialisasi literasi media teknologi dan informasi diikuti 100 orang yaitu tiga orang siswa perwakilan Osis dan satu guru dari masing-masing SMKN maupun swasta yang ada di Kabupaten Badung yang dilaksanakan selama sehari.(put)

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Puluhan Wartawan NTT Minta Menteri Pendidikan Dicopot

Sel Des 5 , 2017
Puluhan wartawan asal NTT yang tergabung dalam Komunitas Pena NTT Bali mengutuk keras pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, atas pernyataan yang dimuat di Koran Jawa Pos tertanggal 4 Desember 2017.  Save as PDF

Berita Lainnya