Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi

IMG-20260530-WA0034
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini. (foto/ist)

Pencapaian positif segmen B2C dan B2B Infrastructure Telkom pada periode ini tidak lepas dari keberhasilan transformasi dan percepatan eksekusi strategi TLKM 30. Realisasi belanja modal mencapai Rp4,9 triliun atau 13,2% dari pendapatan.

Sebanyak 99% dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur di segmen inti B2C, B2B Infrastructure, dan International, serta sisanya untuk pengembangan platform digital secara disiplin. Efisiensi operasional terus diciptakan melalui inisiatif streamlining dan penataan portofolio bisnis berbasis HoldCo-OpCo, termasuk divestasi, merger, maupun likuidasi entitas non-core.

Di sisi unlock value, Telkom juga berada dalam fase persiapan pemisahan bisnis dan aset wholesale fiber connectivity tahap kedua kepada InfraNexia yang ditargetkan rampung pada kuartal ketiga tahun ini. Proses ini turut mempertimbangkan evaluasi terhadap prioritas inisiatif guna memastikan implementasi yang lebih optimal.

Secara keseluruhan proses pemisahan berjalan sesuai rencana dan menjadi bagian dari strategi Telkom dalam mendorong pengelolaan aset fiber yang lebih tangkas dan efisien serta membuka peluang bisnis lebih luas ke depan. (rel)

 

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top