Alasan di Balik Sajian Pentas Seni dan Budaya di Acara Kampanye Koster-Giri

IMG-20241104-WA0003

Menurut Koster seni budaya Bali merupakan emas yang harus dijaga dan dilestarikan. Bali tak seperti daerah-daerah lain yang mengandalkan potensi alam seperti emas, minyak Bumi, batu bara dan lainnya. Potensi alam akan berdampak pada lingkungan jika terus-menerus dikeruk.

Sementara nilai seni budaya di Bali akan abadi jika terus dijaga dan dilestarikan.

"Karena itulah budaya Bali harus terus dimajukan," tegas Koster dalam setiap kesempatan kampanye.

Kini Koster, telah membawa Bali masuk dalam pembangunan Bali masa depan berpedoman pada Undang-Undang Provinsi Bali dan Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2023 tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025 - 2125, dengan memperkuat dan memajukan adat, tradisi, seni, budaya dan kearifan lokal Bali.

Selain itu juga melakukan pengendalian alih fungsi lahan produktif dan sawah, program kedaulatan pangan, Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih, mewujudkan SDM Bali Unggul, meningkatkan pembangunan infrastruktur dan transformasi ekonomi.

Upaya itu juga diimbangi oleh Wayan Koster dengan melakukan pemerataan pembangunan di Pulau Bali, melalui pembangunan infrastruktur yang meliputi Pelindungan Kawasan Suci Pura Agung Besakih, Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali (dalam proses), Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali, Shorcut Singaraja-Mengwitani; Pelabuhan Sanur-Denpasar Pelabuhan Sampalan-Nusa Penida; Pelabuhan Bias Munjul-Nusa Ceningan; Jalan Tol Jagat Kerthi Bali, Gilimanuk-Mengwi.

 

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top