Alasan di Balik Sajian Pentas Seni dan Budaya di Acara Kampanye Koster-Giri

IMG-20241104-WA0003
Koster-Giri selalu melibatkan pentas seni dan budaya dalam setiap agenda kampanye Pilgub. 

DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) selalu melibatkan pentas seni dan budaya dalam setiap agenda kampanye.

Sejak pembukaan kampanye pemilihan Gubernur Bali 2024 (Pilgub Bali) 25 September 2024 hingga detik ini, pentas seni budaya dan tradisi Bali kerap mewarnai pembukaan setiap kampanye Koster-Giri.

Begitu juga saat pendaftaran paslon Koster-Giri, kirab budaya dan seni mengiringi langkah ke KPUD Bali.

Terbaru, kampanye Koster-Giri dan Adicipta di Abiansemal Badung, Minggu 3 November 2024, pentas seni budaya menghiasi kegiatan. Mulai dari senam kreasi ribuan seniman Adicipta, penampilan gamelan Bali, tarian Bali, pencak silat tradisional Bali, dan kegiatan budaya lainnya.

Koster-Giri akan berhenti sejenak menikmati alunan musik gamelan yang dimainkan Sekka Teruna Teruni (STT). Koster kerap memberikan pujian kepada penabuh. Menurut pria asal Sembiran ini, penabuh inilah yang akan melestarikan dan meregenerasi budaya Bali.

Koster-Giri juga terlibat megambel bersama penabuh di beberapa lokasi kampanye. Ini menjadi bukti sosok pemimpin serius menjaga Bali. Karena pariwisata Bali akan abadi jika seni budaya, tradisi, agama dan kearifan lokal Bali dilestarikan.

Hal ini telah dilakukan rutin sejak Koster menjadi Gubernur Bali 2018-2023 dan Giri Prasta memimpin Badung dua periode.

Semua ini dilakukan demi melestarikan seni budaya, tradisi, adat istiadat, dan kearifan lokal Bali. Apalagi, semua krama Bali tahu bahwa selama periode pertama memimpin Bali, Koster telah memperjuangkan UU, Perda, dan Pergub yang melindungi dan memajukan budaya Bali.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top