"Di dalam kantor housekeeping ada telepon yang bisa dipakai. Dan Pramesti bilang jika suaminya datang agar menelpon ke kantor housekeeping," ucapnya.
Tak lama, saksi melihat Pramesti ke depan untuk berbicara dengan suaminya. Saksi juga menyatakan saat berjalan kondisi Pramesti biasa dan tidak ada luka.
Dalam persidangan, saksi Arjana mengungkapkan, pada saat polisi datang setelah dipanggil mengenai kasus penggelapan, mereka memberikan saran untuk melaporkan kasus tersebut karena nilai yang digelapkan cukup tinggi. Namun Ciaran merasa kasihan dengan saksi korban dan akhirnya memutuskan bahwa ia tidak melaporkan kasus tersebut.
"Pak Ciaran mengatakan kepada polisi tidak jadi melaporkan Pramesti karena mau menyelesaikan dengan cara kekeluargaan," tegasnya.(eli)










