DPRD Kaji Kembali Potensi PAD Dalam Pembahasan KUA-PPAS 2027

pad
Rapat membahas PAD

BULELENG-fajarbali.com | DPRD Kabupaten Buleleng kembali menggelar rapat internal Badan Anggaran (Banggar) bersama Gabungan Komisi untuk mengkaji kembali potensi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mempertajam pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Rapat berlangsung di Ruang Gabungan Komisi DPRD Buleleng, Selasa (11/8/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Buleleng yang juga Ketua Banggar, Ketut Ngurah Arya dan dihadiri anggota Badan Anggaran serta anggota DPRD Kabupaten Buleleng. Dalam pembahasan tersebut, DPRD menyoroti sejumlah potensi pendapatan daerah yang dinilai masih dapat dioptimalkan. Ketua Banggar Ngurah Arya menyampaikan bahwa dalam rancangan KUA-PPAS Tahun 2027, PAD Kabupaten Buleleng ditargetkan sebesar Rp 840 miliar. Namun demikian, masih terdapat berbagai potensi yang perlu dikaji dan dimaksimalkan untuk meningkatkan penerimaan daerah.

“Kalau di Kabupaten Buleleng masih banyak sumber-sumber anggaran yang berpotensi maka dengan hal itu kita mencoba garap dengan menyoroti beberapa kantong-kantong yang nantinya bisa menambah PAD,”ucap Arya.

Menurutnya, sektor pajak dan retribusi daerah masih memiliki peluang besar untuk ditingkatkan. Perkembangan sektor pariwisata di Buleleng menjadi salah satu sumber pendapatan yang potensial, khususnya dari objek pajak yang belum terdata secara optimal. Ia mencontohkan masih adanya sejumlah vila dan akomodasi wisata yang belum terdaftar sehingga potensi pajaknya belum dapat dipungut secara maksimal.

“Potensi-potensi yang ada perlu terus digali dan dioptimalkan. Kita harus mendorong seluruh pihak untuk berinovasi dalam meningkatkan PAD, namun tetap tidak membebani masyarakat,” tambah Arya.

Melalui pembahasan yang lebih mendalam terhadap KUA-PPAS Tahun 2027, DPRD Buleleng berharap dapat menghasilkan kebijakan fiskal yang realistis, berkelanjutan serta mampu mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Pemerintah Dukung, Pemuteran Sebagai Desa Wisata Berkelanjutan

“Kami harapkan dengan penambahan kantong-kantong sumber PAD yang ada kami harapkan Pembangunan dapat berjalan dengan baik serta pelayanan yang diberikan kepada masyarakat lebih optimal sehingga kesejahtraan meningkat,”harap Arya. @gus

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top