Inovasi RESIK Antarkan SMADARA Raih Anugerah Bali Swacitta Nugraha 2026

IMG-20260726-WA0019
Sejumlah siswa SMAN 2 Semarapura (SMADARA) melukis Wayang Kamasan di berbagai media.

SEMARAPURA-Fajar Bali, Makin surutnya minat generasi muda dalam menekuni seni lukis klasik Wayang Kamasan membuat SMA Negeri 2 Semarapura (SMADARA) tergerak. Sebuah  inovasi “RESIK (Revitalisasi Seni Kamasan): Integrasi Seni Lukis Wayang Kamasan dalam Pembelajaran Sebagai Upaya Pelestarian Kearifan Lokal Bagi Generasi Muda” tercetus. Inovasi ini pula sukses mengantarkan SMADARA meraih Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tahun 2026.

Hal tersebut menyusul penetapan pemenang dalam ajang lomba inovasi yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali. Pada ajang tersebut, inovasi “RESIK dinobatkan sebagai juara I pada kategori bidang Inovasi Digital. Tim inovasi SMADARA yang terdiri atas delapan orang guru dan dipimpin langsung oleh Kepala SMA Negeri 2 Semarapura, Drs. I Wayan Janiarta, M.Si.

Janiarta mengatakan, proses kompetisi berjalan cukup panjang. Bahkan, timnya telah mempersiapkan karya sejak bulan Februari 2026 lalu. “Ada beberapa tahap penilaian, mulai dari proposal, presentasi, dan terakhir visitasi atau kunjungan tim juri langsung ke sekolah,” ungkap Janiarta, Minggu (26/7/2026).

Setelah melalui proses panjang, berdasarkan surat penetapan pemenang tertanggal 24 Juli 2026 yang dikeluarkan oleh BRIDA Provinsi Bali, Tim Inovasi SMADARA akhirnya dinobatkan sebagai juara I dan berhak atas Anugerah Bali Swacitta Nugraha Tahun 2026 yang rencananya akan diserahkan bertepatan dengan perayaan HUT Provinsi Bali pada 14 Agustus 2026 mendatang.

Lebih lanjut Janiarta menyampaikan, inovasi yang digarap SMADARA kali ini merupakan wujud nyata dari upaya pelestarian kearifan lokal seni lukis Wayang Kamasan yang digagas oleh sekolah. “Kami melihat minat generasi muda untuk menekuni seni lukis klasik Wayang Kamasan ini mulai menurun, oleh sebab itu sebagai pendidik kami berkewajiban untuk melestarikan sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terdapat seni lukis ini,” ungkapnya.

Sentuhan inovasi baru terhadap seni lukis Wayang Kamasan wujudkan dalam bentuk variasi media lukis. Jika selama ini lukisan Wayang Kamasan lebih dominan tertuang dalam kanvas, kini SMADARA intens menuangkan dalam media lain, seperti tumbler, kipas, dan lain-lain. W-019

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top