Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Bali Gandeng Klinik Pratama Ubud Care Salurkan Bantuan Nutrisi Desa Guwang Gianyar

IMG-20260721-WA0003
Penyaluran bantuan nutrisi Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) kepada keluarga berisiko stunting (KRS) di Banjar Dangin Jalan, Desa Guwang, Kabupaten Gianyar pada Senin (20/7/2023).

GIANYAR-fajarbali.com | Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali melalui Tim Kerja Peran Serta Masyarakat (Permas) dan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) melaksanakan fasilitasi dan pendampingan penyaluran bantuan nutrisi Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) kepada keluarga berisiko stunting (KRS) di Banjar Dangin Jalan, Desa Guwang, Kabupaten Gianyar pada Senin (20/7/2023).

Bantuan disalurkan oleh Orang Tua Asuh (OTA), Owner Klinik Pratama Ubud Care, dr. Ida Bagus Tibu Bening, M.M, kepada salah satu keluarga sasaran, Ni Kadek Balik Julianawati (23), yang saat hamil mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan hingga saat ini masih dalam kondisi KEK serta memiliki bayi usia 13 bulan dari keluarga desil 1–3.

Kegiatan turut dihadiri Penjabat Perbekel Desa Guwang I Nyoman Sarwaedi, S.Sos., M.A.P, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Desa Guwang, Kelian Banjar Dangin Jalan, KKM Desa Guwang, serta Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK). 

Tim Kerja Peran Serta Masyarakat mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam mempercepat penurunan stunting.

Melalui sinergi pemerintah, organisasi profesi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, intervensi tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga memastikan keluarga sasaran mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan hingga kondisi kesehatannya membaik.

Bantuan yang diberikan berupa paket nutrisi selama enam bulan senilai Rp2,7 juta sebagai upaya meningkatkan status gizi ibu dan anak, khususnya pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang menjadi fase paling menentukan dalam pencegahan stunting.

Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), merupakan salah satu program prioritas Kemendukbangga/BKKBN yang menghubungkan keluarga berisiko stunting dengan para Orang Tua Asuh (OTA) dari unsur masyarakat, dunia usaha, organisasi profesi, maupun individu.

BACA JUGA:  Rakorda Bangga Kencana 2026, Kupas Persoalan dan Solusi Kependudukan di Bali

Melalui kolaborasi tersebut, intervensi yang diberikan diharapkan dapat berlangsung secara cepat, tepat sasaran, berkelanjutan, serta mampu memenuhi kebutuhan spesifik setiap keluarga penerima manfaat sehingga berdampak pada peningkatan status gizi dan kualitas hidup keluarga.

Pj. Perbekel Desa Guwang I Nyoman Sarwaedi mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting di wilayahnya.

Menurutnya, dukungan dari Orang Tua Asuh melalui Program GENTING menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap keluarga yang membutuhkan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi profesi, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

Hingga Juni 2026, Desa Guwang tercatat memiliki delapan keluarga berisiko stunting yang menjadi sasaran intervensi Program GENTING. Sasaran tersebut terdiri atas lima balita, dua ibu hamil dengan kondisi KEK, dan satu ibu menyusui dengan kondisi KEK, termasuk keluarga penerima bantuan pada kegiatan tersebut.

Pendataan dan pemetaan sasaran dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar menjangkau keluarga yang membutuhkan dan memiliki risiko tinggi terhadap stunting.

Upaya tersebut sejalan dengan capaian Kabupaten Gianyar yang berhasil mencatatkan prevalensi stunting sebesar 5,4 persen, lebih rendah dibandingkan prevalensi Provinsi Bali yang mencapai 8,7 persen.

Meski demikian, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali terus mendorong penguatan kolaborasi melalui Program GENTING agar seluruh keluarga berisiko stunting mendapatkan pendampingan dan intervensi yang tepat, sehingga target penurunan stunting dapat dicapai secara berkelanjutan menuju terwujudnya generasi Bali yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. [rel]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top