DENPASAR -fajarbali.com |Kasus penemuan bayi yang ditemukan dalam sebulan terakhir ini belum ada yang diungkap oleh aparat kepolisian. Tercatat, ada 3 kasus pembuangan bayi yang terjadi di wilayah Denpasar Selatan dan Kuta. Dua diantaranya ditemukan dalam kondisi meninggal, dan satu masih hidup.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Agus Riwayanto Diputra, kasus pembuangan bayi yang terjadi di wilayah Denpasar dan Kuta, masih dalam penyelidikan. Pihaknya sudah bergerak cepat (gercep) berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) guna melakukan pemeriksaan DNA terkait identitas bayi dan orang tuanya.
"Sementara ini kami masih menyelidiki dan berkoordinasi dengan Bidang Labfor untuk pemeriksaan DNA. Jadi kami ingin mengetahui identitas bayi tersebut, termasuk siapa orang tuanya,” beber Kompol Agus, pada Senin 25 Mei 2026.
Dikatakanya, pihaknya juga tengah menelusuri sejumlah lokasi yang diduga tempat melahirkan sang bayi. Selain itu, pihaknya berkoordinasi dengan pihak Puskesmas, pemilik kos, serta warga sekitar lokasi penemuan guna mengungkap kasus tersebut.
Selain pemeriksaan DNA, Polisi juga melakukan penelusuran di sejumlah lokasi untuk mencari informasi terkait warga yang diduga baru melahirkan. Termasuk berkoordinasi dengan puskesmas, pemilik kos, serta warga di sekitar lokasi penemuan bayi.
“Kami tidak bisa langsung berasumsi karena bayi ditemukan dalam kondisi sudah dibuang. Pemeriksaan DNA juga membutuhkan data pembanding dan itu memerlukan waktu,” bebernya.
Ditegaskanya, penyelidikan ini dilakukan secara intensif dan diharapkan dapat segera mengungkap identitas orang tua bayi tersebut melalui hasil pemeriksaan laboratorium forensik.
Diberitakan, kasus pembuangan bayi terjadi di sungai Tukad Mati Jalan Tuan Lange, Kuta, pada Sabtu 23 Mei 2026 sekitar pukul 16.00 Wita. Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal berada di atas kasur. Bayi malang itu ditemukan oleh dua pemancing yang sedang mencari ikan di sungai tersebut.
Sehari sebelumnya, 22 Mei 2026, warga kembali dihebohkan penemuan bayi hidup di semak-semak di Jalan Goa Betel, Jimbaran, Kuta Selatan, pada Jumat 22 Mei 2026 sekitar pukul 23.43 Wita. Bayi tersebut ditemukan oleh warga dalam kondisi menangis dan diselimuti kain berwarna merah serta terbungkus tas kantong berwarna biru.
Awal bulan Mei lalu, Sabtu 2 Mei 2026, warga digemparkan penemuan mayat bayi di seputaran Jalan Tirta Ening II, Banjar Betngandang, Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan. Jenazah bayi ditemukan dalam keadaan terlentang di atas sebuah meja dengan alas handuk berwarna ping dan hanya mengenakan popok. R-005









