Dagang Lawar di Bonbiu Desa Saba Meninggal

GIANYAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Kasus covid 19 di kabupaten Gianyar telah merenggut nyawa dua warga. Warga terakhir yang meninggal tersebut NWR (55) asal Banjar Tegallulung Bonbiyu, Desa Saba, Blahbatuh. NWR sendiri kesehariannya berdagang nasi lawar. Sebelum dinyatakan positif covid 19, warungnya sudah tutup sekitar sepekan.

Dikonfirmasi Ketua Harian Satgas Covid 19, Made Gede Wisnu Wijaya, Kamis (16/7/2020) membenarkan dua orang pasien covid 19 meninggal pada Rabu (15/7/2020) lalu. Yang meninggal NWR asal Banjar Tegallulung Bonbiyu dan IGSD (81) asal Banjar Medahan, Desa Kemenuh, Sukawati. Wisnu Wijaya menjelaskan kedua orang tersebut tidak murni meninggal karena covid-19, melainkan karena adanya penyakit penyerta.  “Untuk IGSD ini sudah lanjut usia, diduga disebabkan lebih ke faktor umur. Sementara NWR ini sempat didiagnosa suspect pneumonia, keduanya akan dimakamkan sesuai protokol covid-19,” jelas Wisnu Wijaya.

Dijelaskan lebih lanjut, sebelum meninggal, NWS sempat masuk rumah sakit swasta di Kecamatan Ubud dengan keluhan mual, muntah, nyeri ulu hati dan riwayat panas selama sepekan, batuk serta sesak napas. “Yang bersangkutan didiagnosa suspect pneumonia. 11 Juli lalu dilakukan swab dan 14 Juli dinyatakan positif SAR-CoV2,” ungkapnya. Dimana warga ini sempat dirujuk ke RSPTN Unud, karena kondisi memburuk pukul 22.00 Wita pasien tidak tertolong (meninggal). NWS sendiri akan dimakamkan Kamis sore pukul 18.00 Wita. “Pemakaman dilakukan dengan standar covid-19,” ujarnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top