BULELENG-fajarbali.com | Setelah dinyatakan menghilang selama dua hari sejak, Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 17.00 wita lantaran terseret arus pusaran Air Terjun Tembok Barak yang berlokasi di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada akhirnya korban Ardianan Wardana Putra (23), asal Sleman, Yogyakarta akhirnya ditemukan didasar air terjun dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 09.00 wita.
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula disaat korban dengan rekannya sebanyak lima orang mandi di Air Terjun Tembok Barak sekitar pukul 16.30 wita. Kala itu korban mandi terlalu ketengah muara air terjun sehingga terseret arus pusaran air terjun.
Karena korban tidak bisa berenang, korban sempat panik bahkan dalam peristiwa tersebut empat rekannya memberikan pertolongan namun karena derasnya arus korban tidak tertolong lagi.
Adanya laporan korban hanyut terbawa arus di pusaran air terjun, sebanyak 6 peronsel Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian.
“Upaya pencarian dengan usaha renang maupun snorkling dan selam, sudah malam hari dengan hasil pencarian masih nihil,”jelas Kadek Dony Indrawan, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng.
Upaya pencarian hari pertama terhadap korban berlangsung hingga petang. Kondisi pencahayaan di lokasi sangatlah terbatas, sehingga tim SAR gabungan tidak bisa secara maksimal melakukan upaya penyisiran sehingga pencarian dilakukan dihari kedua, Minggu (26/4/2026) dari pukul 08.00 wita.










