PKM Unmas di Desa Singapadu Optimalisasi “Puspa Aman” dengan Polesan Estetika dan Pengayaan Tanaman

IMG-20260414-WA0002
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Unmas Denpasar di Desa Singapadu, Sukawati, Gianyar, memperkaya jenis tanaman dan polesan estetika di Pupsa Aman menuju persiapan lomba Mei 2026 mendatang.

GIANYAR-fajarbali.com | Universitas Mahasaraswati Denpasar (Unmas) kembali menegaskan komitmennya dalam pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang kali ini dilaksanakan di Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Kegiatan ini diwujudkan melalui program pengoptimalisasian Puspa Aman yang dijalankan secara kolaboratif bersama perbekel dan perangkat desa setempat.
Program tersebut bertujuan untuk mendukung kesiapan desa dalam menghadapi lomba lingkungan yang direncanakan berlangsung pada Mei 2026, dengan fokus pada penataan kembali kawasan serta penambahan berbagai jenis tanaman guna meningkatkan keindahan dan kualitas lingkungan.

Puspa Aman adalah singkatan dari Pusat Pangan Alami Mandiri Asri dan Nyaman merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang ada di wilayah Kabupaten Gianyar yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.

Puspa Aman difungsikan sebagai taman desa yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga berperan sebagai sarana edukasi lingkungan, tempat rekreasi masyarakat, serta ruang interaksi sosial.

Pengelolaannya dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah desa dan masyarakat, sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan.

Puspa Aman di Desa Singapadu memiliki berbagai fasilitas dan kegiatan seperti kebun tanaman pangan (sayur, buah, dan tanaman bumbu), rumah bibit, serta kolam ikan yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus menambah penghasilan masyarakat.

Terdapat juga kolam budidaya ikan air tawar yang digunakan sebagai sarana produksi sekaligus pembelajaran bagi masyarakat mengenai teknik budidaya ikan air tawar. Selain itu, juga tersedia kolam pancing yang dibuka untuk umum sebagai salah satu daya tarik wisata, sehingga pengunjung dapat menikmati aktivitas memancing secara langsung di area tersebut.

Di kawasan Puspa Aman Desa Singapadu juga dikembangkan budidaya tanaman hidroponik sebagai bagian dari upaya inovasi pertanian modern. Salah satu tanaman yang pernah dibudidayakan adalah selada dengan kualitas premium, yang ditanam menggunakan sistem hidroponik sehingga menghasilkan produk yang lebih bersih, segar, dan bernilai jual tinggi.

BACA JUGA:  Ini Hasil Riset Fungsi Desa Adat di Kabupaten Badung

Keberadaan tanaman hidroponik ini tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dalam mengenal teknik bercocok tanam tanpa tanah yang efisien dan ramah lingkungan.

Selain itu, budidaya selada premium ini turut mendukung potensi pengembangan ekonomi desa melalui hasil pertanian yang memiliki kualitas lebih unggul.
Tidak hanya itu, Puspa Aman juga dilengkapi dengan wahana permainan anak-anak, sehingga kawasan ini menjadi tempat yang ramah keluarga dan dapat dimanfaatkan sebagai lokasi rekreasi sekaligus edukasi.

Selain itu, hasil dari Puspa Aman juga dapat dipasarkan atau diolah menjadi produk makanan dan minuman oleh BUMDes, sehingga mampu mendorong perputaran ekonomi desa Program PkM ini berada di bawah bimbingan dosen pembimbing, R. R Maria Yulia Dwi Rengganis, S.E., M.Si., yang didukung oleh partisipasi aktif seluruh 20 mahasiswa sebagai pelaksana kegiatan di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, dosen pembimbing memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan arahan, motivasi, serta pengawasan terhadap seluruh rangkaian kegiatan.

Bimbingan yang diberikan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencakup penguatan nilai-nilai pengabdian, kedisiplinan, serta tanggung jawab mahasiswa dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Program ini difokuskan pada pembenahan tata letak tanaman agar lebih rapi, tertata, dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Selain itu, dilakukan pula penambahan tanaman hias dan tanaman penunjang lainnya guna memperkaya keanekaragaman vegetasi serta menciptakan lingkungan yang lebih asri dan nyaman.

Penataan ini juga mempertimbangkan fungsi ekologis seperti penyerapan air, pengurangan suhu lingkungan, serta peningkatan kualitas udara.

Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Singapadu. Melalui program ini, desa dapat meningkatkan estetika lingkungan sekaligus memperkuat kesiapan dalam menghadapi lomba lingkungan, sehingga mampu membangun citra desa yang lebih asri dan tertata.

BACA JUGA:  Kelompok KKN Unwar di Desa Nyanglan Tanam Pohon Sandat dan Cempaka di Pura Dalem

Di sisi lain, masyarakat memperoleh edukasi serta dorongan untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga dan memanfaatkan lingkungan secara berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama proses perkuliahan secara langsung di lapangan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan pengalaman dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. (rel)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top