Tim PkM Unmas Pasang Barrier di Irigasi Subak Celuk, Edukasi Warga serta Maksimalkan Hasil Panen

IMG-20260409-WA0001
Pemasangan barrier (penghalang) sampah di saluran irigasi utama Sawah Subak Celuk, Desa Medahan, Sukawati, Gianyar.

GIANYAR-fajarbali.com | Masalah sampah kiriman yang kerap menghantui lahan pertanian di wilayah Gianyar mendapatkan perhatian serius Pemerintah Desa Medahan.

Melalui kolaborasi strategis antara pemerintah desa dan unsur akademisi, sebuah sistem barrier (penghalang) sampah resmi dipasang di saluran irigasi utama Sawah Subak Celuk, Desa Medahan, belum lama ini.

Langkah ini di ambil sebagai respons atas meningkaatnya volume sampah plastik dan limbah domestik yang terbawa arus irigasi, yang selama ini kerap menyumbat pintu air dan menurunkan kualitas air yang mengalir ke petak-petak sawah pemilik petani setempat.

Komitmen Pemerintah Desa Medahan

Perbekel Desa Medahan, I Wayan Buana, yang hadir langsung memantau proses pemasangan, menyatakan bahwa proteksi terhadap kawasan subak adalah prioritas utama desa. Menurutnya, Subak Celuk merupakan aset vital bagi ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan di wilayahnya.

“Kami menyadari bahwa kebersihan saluran irigasi adalah kunci keberhasilan panen. Dengan adanya barrier sampah ini, kita tidak hanya mengamankan aliran air, tetapi juga mengedukasi masyarakat bahwa sungai dan saluran irigasi bukanlah tempat pembuangan sampah,” ujar Buana. 

Buana mengatakan, pihak desa akan menyiagakan petugas kebersihan secara berkala untuk mengangkat sampah yang terjaring di barrier tersebut agar tidak menumpuk dan menyebabkan luapan air.

Pendampingan dari Akademisi

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat yang mendapat pendampingan intensif dari pihak Unmas I Gusti Ayu Agung Sintha Satwika, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top