NEGARA - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Menanggulangi penyebaran Covid-19, Pemkab Jembrana mulai melakukan rapid test untuk memeriksa orang yang terinfeksi. Pemeriksaan ini akan diprioritaskan untuk tenaga medis yang sering bersentuhan dengan pasien gejala Covid - 19 atau Corona. Tes juga diutamakan kepada warga yang memiliki gejala klinis seperti demam tinggi , batuk, pilek, sesak dan punya riwayat bepergian ke daerah terjangkit dan mereka yang dianggap rentan terpapar Covid-19. “ Kita utamakan tenaga medis karena mereka paling berisko tertular. Rapid test juga sebagai screening awal untuk memutuskan tindakan bagi orang yang memiliki gejala klinis. Termasuk untuk memperluas cakupan orang dalam pemantauan," terang Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan , didampingi direktur RSU Negara dr IGB Oka Parwata, Selasa ( 31/3/2020).
Pelaksanaan rapid diagnostic test tersebut akan dibiayai APBD. Kedepan pelaksanaan rapid test juga akan diperbanyak untuk menjaring kasus maupun orang beresiko. Langkah ini diambil kata Kembang untuk penanggulangan cepat Covid - 19 di Jembrana.
“Ini baru tahap awal , kita siapkan 100 alat rapid test bantuan dari pemerintah pusat. Namun secepatnya alat rapid tes dalam jumlah besar akan dipenuhi . Sumbernya dari dana alokasi pergeseran pos-pos di APBD Jembrana untuk penanggulangan covid-19,” ujarnya.
Selain untuk pelaksanaan rapid test, kata dia, anggaran tersebut diperuntukkan bagi pembelian peralatan medis, cairan disinfektan, Alat Pelindung Diri (APD) serta biaya insentif petugas yang terlibat dalam penanganan Covid-19.










