PDIP Bali Tunggu Keputusan DPP Terkait ‘Nasib’ Dua Kader

IMG-20210504-WA0022
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya

Dewa Made Mahadnyana

DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com

Kabar mengenai pernikahan kader PDIP Bali yakni I Kadek Diana dengan Ni Luh Kadek Yustiawati mendapat perhatian dari induk partainya. Bahkan, PDIP Bali langsung menggelar rapat internal beberapa waktu yang lalu. Diketahui, kedua kader banteng tersebut sama-sama duduk di DPRD Bali. Kadek Diana merupakan anggota Komisi III DPRD Bali, sedangkan Ni Luh Kadek Yustiawati adalah anggota Komisi IV DPRD Bali.

Sejatinya, pada tahun 2020 lalu, kedua kader tersebut sempat tersangkut isu perselingkuhan pada saat gelaran Kongres PDIP kala itu. Namun, isu tersebut reda lantaran dinyatakan tidak terbukti. Akan tetapi, pada Bulan akhir Maret beredar foto Kadek Diana dengan Ni Luh Kadek Yustiawati melakukan prosesi upacara pernikahan secara agama di salah satu Griya Sulinggih, Kabupaten Tabanan beberapa bulan lalu.

Menindaklanjuti hal itu, DPD PDIP Bali melakukan pemanggilan terhadap kedua kadernya ini. Kadek Diana bersama istri Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati memenuhi panggilan pada 4 April 2023 lalu. Hasil pertemuan tersebut, DPD PDIP melakukan rapat bersama pengurus DPD PDIP pada 9 April 2023.

Bendahara DPD PDIP Bali yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali, Dewa Made Mahadnyana menyatakan, semua keputusan terkait kedua kader tersebut akan diserahkan ke DPP PDIP. Hal itu ia sampaikan usai mengikuti rapat tahapan Pemilu di DPP PDIP yang ditemui di Hotel Holiday Inn and Suites Jakarta, Rabu (12/04).

Menurutnya, DPD PDIP Bali telah membuat surat yang merujuk pada hasil pembahasan bersama para pengurus pada tanggal 09 April lalu. Hanya saja, di dalam surat tersebut tidak disertakan ataupun diputuskan terkait sanksi.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top