Zero Suicide Summit 2026 Berlangsung di Bali, Kolaborasi Internasional Cegah Kasus Bunuh Diri

IMG-20261013-WA0017
Pembukaan 6th International Zero Suicide Summit 2026, berlangsung di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Bali, Selasa (13/10). [foto: fb/gde]

Selama dua hari, Summit menghadirkan sesi pleno, diskusi panel, serta sesi poster ilmiah. Sejumlah topik yang dibahas meliputi penguatan kemitraan dalam sistem kesehatan nasional dan lintas negara, pemanfaatan teknologi digital dan Electronic Health Records (EHR), peningkatan kapasitas komunitas dan tenaga kesehatan, pendekatan berbasis budaya melalui seni dan musik, hingga integrasi perspektif pengalaman hidup atau lived experience dalam pencegahan bunuh diri. 

Menurut Sandersan Onie, PhD, Founder & Chairman Wellspring Center Indonesia, peneliti Harvard Medical School sekaligus bagian dari Steering Committee Summit, penyelenggaraan forum internasional ini di Indonesia menjadi kesempatan untuk mempertemukan pembelajaran global dengan kebutuhan dan konteks masyarakat Indonesia. 

“Indonesia memiliki keragaman sosial dan budaya yang perlu menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan bunuh diri. Karena itu, kita tidak dapat hanya mengadopsi pendekatan dari negara lain tanpa memahami konteks lokal," ungkap Sandersan. 

Menurut Sandersan, Summit ini menjadi ruang untuk mempertemukan bukti dan pengalaman global dengan pengetahuan serta kebutuhan masyarakat Indonesia, sehingga kolaborasi yang dibangun dapat menghasilkan pendekatan yang relevan dan dapat diterapkan secara nyata.

Sejumlah tokoh dari Indonesia dan mancanegara juga berpartisipasi dalam Summit ini, termasuk dr. Imran Pambudi, MPHM, perwakilan Kementerian Kesehatan RI, serta Greysia Polii, tokoh publik dan advokasi. Dari sisi internasional, forum ini menghadirkan Brian Ahmedani serta sejumlah pakar dan praktisi pencegahan bunuh diri dan kesehatan jiwa dari Amerika Serikat. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top