YFC Digelar Sebagai Wadah Kreatifitas Anak Hingga Kaum Milenial

BANGLI-fajarbali.com | Guna mewadahi kreatifitas generasi muda atau kaum milenial untuk berkarya serta menunjukkan kecintaan terhadap busana berbahan produk lokal Bali, Young Fashion Competition (YFC) digelar di Wantilan Desa Tradisional Pengelipuran, Bangli, Sabtu (23/02/2019). Kegiatan yang dibuka Sekda Bangli, IB Giri Putra ini, diikuti ratusan peserta.

Acara ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk berinovasi melakukan kegiatan positif.

Tampak hadir juga saat itu, Kadis Perindag Kab. Bangli I Nengah Sudibia, Kepala Bagian Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publik Cok Bagus Gde Gaya Dirga,dan Pengelola Desa Wisata Penglipuran I Nengah Moneng disambut dengan tari Puspanjali dari yayasan Amara Bhawana Sastra Susut. Pada kesempatan itu Sekda Giri menyampaikan apresiasinya pada komunitas Jegeg Bagus Bangli yang telah menyelenggarakan kegiatan positif  YFC 2019.

Menurutnya, dasar kompetisi yang sudah kali ketiga digelar, bukan hanya memamerkan kegantengan dan kecantikan semata. Melainkan  inner beauty , kecerdasan, kreatifitas dan kemampuan yang lebih untuk bisa ditampilkan menjadi yang terbaik. “Saya harapkan kegiatan ini akan bisa menghasilkan generasi muda milenial  berkarater dan cerdas untuk menjadi penerus  yang mampu memberikan kontribusi positif dan partisipasinya dalam pembangunan daerah,” ungkap Sekda Giri Putra.

Oleh karena itu, diharapkan, kegiatan ini bisa dilakukan secara holistic. Artinya orang orang yang akan ikut disini, yang akan dibentuk dari sikap mental dan pola pikir mereka terutama bagaimana mereka untuk bisa hidup sehat. “Sebab, dari sehat, orang bisa cerdas, dari cerdas nantinya akan mampu mengeluarkan segala talentanya yang ada,” jelasnya. Untuk itu ajang seperti ini dirasa mampu memberdayakan dan menciptakan generasi muda milenial untuk menjadi pilar pilar yang utama dalam pembangunan bangsa dan daerah. Sehingga  mereka akan menjadi cerdas, mereka akan memiliki daya saing, dan mereka bisa berguna bagi nusa dan bangsa. Selain itu, dengan event positif seperti ini juga diharapkan bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Bangli.

Sementara itu Ketua Umum Semeton Jegeg Bagus Kabupaten Bangli, I Dewa Ayu Eka Taris Wahyuniati, mengatakan YFC merupakan program kerja tahunan Semeton Jegeg Bagus Bangli yang bersifat edukatif dan mewadahi kreatifitas generasi muda untuk berkarya serta menunjukkan kecintaan terhadap busana berbahan produk lokal Bali.

Ia menambahkan kegiatan lomba yang melibatkan peserta Se-Provinsi Bali. Sampai hari ini, peserta yang terdaftar berjumlah 150 orang dari semua kategori. Mulai dari anak-anak hingga dewasa yang dibagi menjadi 7  kategori lomba yakni : Kategori Busana Adat Kepura Putra, Kategori busana Adat kepura Putri, kategori Casual Endek anak, kategori Casual endek dewasa, yang akan diselenggarakan di hari pertama pelaksanaan YFC. Sedangkan kategori casual bebas anak untuk kategori A, B, dan C di selenggarakan pada hari kedua, Minggu 24/02/2019. (ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ditolak di Tabanan, Sandi Tak Ingin Buat Suasana Keruh

Ming Feb 24 , 2019
DENPASAR-fajarbali.com | Rencana kunjungan Cawapres Nomor Urut Dua Sandiaga Salahudin Uno ke Tabanan untuk “Temu Masyarakat Tani dan Prajuru Subak” mendadak dibatalkan. Berdasarkan informasi yang beredar, dikarenakan adanya penolakan.