"Masyarakat belum banyak mengenal (akupuntur), padahal akupuntur kita sudah diterima kerja di Ubud dan sudah menerima pasien. Pesan saya kepada seluruh wisudawan, jangan menunggu formasi di pemerintahan. Kalau bisa mandiri kenapa tidak," jelasnya.
Wisudawati terbaik Sarjana Keperawatan Anestesiologi, Algi Dwi Octavian, mengaku bangga pernah menjadi bagian ITEKES Bali. Setelah ini, ia berencana kembali ke kampung halamannya, Balikpapan, Kalimantan Timur, karena sudah ditunggu peluang kerja.
"Kalau di daerah saya itu, penata Anestesiologi masih jarang. Tiap rumah sakit paling ada dua orang. Sehingga sangat kurang. Saya tidak akan pernah melupakan kampus ini. Apalagi orang Bali baik-baik," kenang Algi. [gde]










