Wisuda ke-63 dan Angkat Sumpah Profesi ITEKES Bali Lulusannya Mulai Rambah Pasar Eropa

IMG-20261015-WA0003
Rektor Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp.,M.Ng.,PhD., memberikan selamat kepada Wisudawati terbaik Sarjana Keperawatan Anestesiologi, Algi Dwi Octavian, disaksikan Ketua YPPLPK Bali Drs. IB Arka, Rabu (14/10/2026). foto: gde/ist

Adapun Lulusan Terbaik dari Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi, diraih Algi Dwi Octaviani (IPK 3.99), disusul Laura Chrystina Ananta (IPK 3.96) serta Elgi Elen Cristanti (IPK 3.96) di posisi ketiga.  

Tiga Lulusan Terbaik dari Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi Program RPL: I Nyoman Triska Adicandra, Ni Nyoman Ari Kundari Dewi dan Ni Luh Putu Lusiana Devi. Ketiganya mengantongi IPK 4.00.

Lulusan Terbaik Sarjana Terapan Akupuntur dan Pengobatan Herbal: Lestika Sari (IPK 4.00), Lulusan Terbaik Pendidikan Profesi Apoteker: I Putu Pina Dewi, Lia Novi Arifiani, Cindy Anggraeni, keduanya juga berhasil mengantongi IPK 4.00.

Tak kalah menarik, Rektor Darma Suyasa mengungkapkan kebanggaan sebanyak 153 alumni ITEKES Bali sudah bekerja di Luar Negeri terutama Negara Jepang dan Belanda serta 6 orang alumni sedang menjalani pelatihan untuk persiapan bekerja di Jerman. "Ini adalah bukti nyata bahwa lulusan ITEKES Bali mampu bersaing secara global," kata rektor. 

Demikian pula untuk hasil uji kompetensi (ukom) setiap prodi menununjukkan hasil kelulusan di atas 90 persen. Bahkan 100 persen untuk Prodi Sarjana Terapan Akupuntur dan Pengobatan Herbal.

Ketua YPPLPK Bali Drs. IB Arka, menyoroti prospek tenaga kesehatan akupuntur yang baru pertama kali diluluskan ITEKES Bali bersama Profesi Apoteker. Menurutnya, sarjana akupuntur berpeluang besar membuka usaha mandiri.

Seperti beberapa mahasiswanya telah bekerja bahkan sebelum wisuda. Mereka diterima di layanan-layanan kesehatan di pusat pariwisata seperti Ubud. Bahkan, pasiennya kebanyakan pejabat. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top